Matinya Mikrofon DPR

Matinya mikrofon di ruang sidang paripurna tentang kesimpulan Pansus Century disinyalir menjadi penyulut emosi para anggota dewan yang berujung dengan kekacauan. Fraksi suatu partai menduga mikrofon sengaja dimatikan dan akan diusut tuntas.
"Kami belum bisa memastikan (sabotase). Kami akan mempelajari dengan seksama. Tapi yang jelas ini adalah kejahatan demokrasi karena memasung hak berpendapat," kata anggota Pansus dari Fraksi suatu Partai ,Selasa(2/3/2010).sumber

Hebat gara-gara mikrofon mati sidang paripurna menjadi kisruh, luarbiasa hanya itu yang bisa aku ucapkan hehehe, dan kasus "kematian" mikrofon itu disebut sebagai "kejahatan demokrasi" . Wau...sampai segitunya reaksi salah satu anggota pansus menanggapinya. Sebagai orang awam yang minimal pernah ikut "rapat" senat mahasiswa dan RT hihihi, pernah juga mengalami matinya "mik" namun tidak pernah sampai kisruh dan mengatakan ada sabotase atau ada pihak yang sengaja berbuat itu, atau mungkin beda kelasnya ya hahahaha.

Kembali ke "mik" yang mati, seharusnya sebagai manusia yang "berkelas" para anggota dewan yang terhormat tidak perlu sampai ribut bahkan membuat praduga yang malah berkesan "memanaskan" suasana. Alangkah baiknya jika masalah ini tidak diperluas, fokuskan saja ke pokok masalah Century dan apa hasil yang didapatkan Pansus. Jangan malah buang waktu mengusut "kematian" mikrofon. Tapi mungkin begitulah dunia politik ya, ribet dan bertele-tele kalau membahas sesuatu serta penuh dengan intrik dan skenario. Tapi cepat dan tanggap kalau soal kompensasi.

Comments

  1. Memprihatinkan!
    Smga tuhan mberikn ptunjuk_Nya!

    ReplyDelete
  2. sejak awal kok saya tidak melihat keseriusan dari penanganan kasus ini, harusnya sejak awal semua yg terlibat tuh di karantina, karena bener2 melukai rakyat, bukan malah saling dukung, saling lepas tangan, saling membesarkan hati dan saling ngurusin yg gak penting2

    selama sistem kapitalis bercokol di negeri ini, saya gak yakin kasus beginian bisa tuntas, karena banyak pemilik modal yang terlibat yang sedihnya semua punya lobi dengan penguasa, yang ada bakalan terulang gak tuntas lagi seperti kasus BLBI dan Bank Bali

    ReplyDelete
  3. @wawan..amin
    @Oyen...entahlah yen, kita cuma bisa menghela nafas :)

    ReplyDelete
  4. g mau juga mikirin kejelekan wakil rakyat, mikropon mati, dan tetek bengeknya. lebih baik go happy haha

    ReplyDelete
  5. bisa jadi matinya mik cuma karena kesalahan teknis lho... hehehe....
    au ah.. gelap... :)

    ReplyDelete

Post a Comment

Popular Posts