Revisi RPP Tembakau

Pengesahan RPP tentang pengamanan produk tembakau sebagai zat adiktif bagi kesehatan (RPP Tembakau) dirasa akan mematikan sumber kehidupan petani. Para petani tembakau pun meminta aturan tersebut tidak disahkan. Sekitar 300 petani tembakau yang tergabung dalam Asosiasi Petani Tembakau Indonesia (APPI) itu berdemo di Kementerian Kesehatan, Jalan HR Rasuna Said, Jakarta, Senin (1/3/2010). "Tembakau telah menghidupi kami, tolak RPP Tembakau," kata salah satu orator saat mulai berdemo pukul 09.30 WIB.sumber

Pengesahan RPP tentang pengamanan produk tembakau memang seperti buah simalakama, satu sisi merugikan kesehatan, satu sisinya lagi merugikan para petani tembakau. Tapi mungkin itu karena kurangnya sosialisasi pemerintah kepada para petani tentang bagaimana prosedur yang berlaku bila undang-undang itu jadi ditetapkan. Karena info yang setengah-setengah tanpa kejelasan yang serius bisa menimbulkan salah pengertian. Dampaknya adalah adanya tindak protes para petani tersebut. Dan semestinya menteri lebih bijaksana dalam mengeluarkan suatu rancangan undang-undang, jangan menjadi suatu "tindakan" yang berkesan "asal", tanpa di rundingkan atau didiskusikan dengan para petani tembakau terlebih dahulu. Semua pasti ada jalan tengah jika suatu keputusan diambil berdasarkan pertimbangan yang matang dan keputusan yang berdasar atas keinginan bersama serta tidak merugikan pihak-pihak yang terkait. Semoga ini menjadi pelajaran bagi kita semua :)

Comments

  1. lama2 ente jadi ahli per UU-an. hehee..awardnya besok dipajang deh.

    ReplyDelete
  2. Sedang musim membahas RPP dan RUU ya. Setuju, setiap RUU perlu direncanakan dengan bika, setelahnya harus disosialisasikan juga.

    ReplyDelete
  3. yup.. kebijakan memang kadang memiliki dua sisi, satu baik - dan satu buruk, ya seperti itu deh.. tapi sebenernya hal ini bisa dicegah kok.. ya bener kata mas, harus ada sosialisasi dan komunikasi terlebih dulu sebelum aturan ini disahkan.. ^^

    ReplyDelete
  4. @fanny : hahaha ahli UU, tapi di amini aje hehehe
    @Newsoul : ia nih menteri2 lagi lomba RPP n RPM hahahaha
    @Jhodie : Setuju sekali, moga bisa begitu :)

    ReplyDelete

Post a Comment

Popular Posts