Entertainment & Politik (Ajang Pilkada)

Saat ini lagi marak fenomena para artis/selebriti yang dicalonkan atau mencalonkan diri menjadi Bupati atau wakil bupati. Hal tersebut terjadi karena persyaratan menjadi Bupati atau wakil sudah lebih fleksibel dan simpel, sebagaimana yang dijelaskan pada pasal 58 UU 32/2004 tentang PEMDA(Revisi) dimana syarat calon kepala daerah dan wakilnya antara lain sebagai berikut :



- WNI yang berusia sekurang-kurangnya 30 bagi calon gubernur atau wakilnya dan berusia sekurang-kurangnya 25 tahun bagi bupati atau wakil bupati dan calon walikota.


-Calon kepala daerah dan wakil kepala daerah boleh berasal dari calon perseorangan atau independen.


-Calon kepala daerah/wakil tidak pernah dijatuhi pidana penjara berdasar putusan pengadilan yang telah memperoleh keputusan hukum tetap karena melakukan tindak pidana dengan ancaman lima tahun atau lebih.


-Mengenal daerahnya dan dikenal oleh masyarakat di daerahnya


-Berpendidikan sekurang-kurangnya sekolah lanjutan tingkat atas dan/atau sederajat


- Tidak pernah melakukan perbuatan tercela



Nah khusus calon Independen undang undang ini mensyaratkan adanya dukungan 3-6,5 persen berdasarkan jumlah penduduk di tiap daerah. Berdasarkan hasil amandemen UU tersebut, pasangan calon perseorangan dapat mendaftarkan diri sebagai calon gubernur dan wakilnya apabila memenuhi syarat dukungan tertentu. UU ini juga memberi peluang bagi mantan narapidana untuk mencalonkan diri dalam Pilkada. sumber



Jadi bila melihat dari sisi ini, wajar jika para selebriti tertarik untuk mengikuti "ajang" Pilbup ini, apalagi kalau mereka didukung oleh partai tertentu. Mengenai "kualitas" mereka dalam arti "kepemimpinan" dan "ilmu" bukan jadi masalah karena tidak termasuk syarat mutlak menjadi seorang Bupati atau Wakil hehehehe.



Sebagai tambahan akan dipaparkan tugas dan wewenang seorang Bupati dan wakilnya berdasarkan pasal 25, 26 dan 27 UU 32/2004 tentang Pemerintahan daerah.



Kepala Daerah mempunyai tugas :


a. Memimpin penyelenggaraan pemerintahan daerah berdasarkan kebijakan yang ditetapkan bersama DPRD


b. Mengajukan rancangan Perda


c. Menetapkan Perda yang telah mendapat persetujuan bersama DPRD


d. Menyusun dan mengajukan rancangan Perda tentang APBD kepada DPRD untuk dibahas dan ditetapkan bersama


e. Mengupayakan terlaksananya kewajiban daerah


f. Mewakili daerahnya di dalam dan di luar pengadilan, dan dapat menunjuk kuasa hukum untuk mewakilinya sesuai dengan peraturan perundangundangan



Wakil kepala daerah mempunyai tugas:


a. membantu kepala daerah dalam menyelenggarakan pemerintahan daerah


b. membantu kepala daerah dalam mengkoordinasikan kegiatan instansi vertikal di daerah, menindaklanjuti laporan dan/atau temuan hasil pengawasan aparat pengawasan, melaksanakan pemberdayaan perempuan dan pemuda, serta mengupayakan pengembangan dan pelestarian sosial budaya dan lingkungan hidup


c. memantau dan mengevaluasi penyelenggaraan pemerintahankabupaten dan kota bagi wakil kepala daerah provinsi


d. Memantau dan mengevaluasi penyelenggaraan pemerintahan di wilayah kecamatan, kelurahan dan/atau desa bagi wakil kepala daerah kabupaten/kota


e. memberikan saran dan pertimbangan kepada kepala daerah dalam penyelenggaraan kegiatan pemerintah daerah


f. melaksanakan tugas dan kewajiban pemerintahan lainnya yang diberikan oleh kepala daerah; dan melaksanakan tugas dan wewenang kepala daerah apabila kepala daerah berhalangan



Kepala daerah dan wakil kepala daerah mempunyai kewajiban:


a. memegang teguh dan mengamalkan Pancasila, melaksanakan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 serta mempertahankan dan memelihara keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia


b. meningkatkan kesejahteraan rakyat


c. memelihara ketentraman dan ketertiban masyarakat


d. melaksanakan kehidupan demokrasi


e. menaati dan menegakkan seluruh peraturan perundangundangan


f. menjaga etika dan norma dalam penyelenggaraan pemerintahan daerah


g. memajukan dan mengembangkan daya saing daerah


h. melaksanakan prinsip tata pemerintahan yang bersih dan baik.


i. melaksanakan dan mempertanggungjawabkan pengelolaan keuangan daerah


j. menjalin hubungan kerja dengan seluruh instansi vertikal di daerah dan semua perangkat daerah


k. menyampaikan rencana strategis penyelenggaraan pemerintahandaerah di hadapan Rapat Paripurna DPRD.



Demikian tugas dan kewajiban serta wewenang seorang kepala daerah dan wakilnya, intinya tidak mudah serta butuh "ilmu" dan "jiwa kepemimpinan" yang handal. Tidak hanya modal duit dan popularitas untuk menjadi pemimpin serta kehidupan nyata tidak seperti film atau sinetron yang bisa di edit dan di Cut jika ada kesalahan. Sekarang tinggal bagaimana rakyat yang memilih, berdasarkan nurani atau kepentingan tertentu. Semoga :).

Comments

  1. Seiri nggak setuju kalo artis yang mencalonkan diri nggak ada 'ilmu'nya
    bahaya kalo dia cuma pamor tapi nggak punya otak..
    mo jadi apa ni Indonesiaa kao begitu..

    ReplyDelete
  2. weih tugas2nya berat semuanya yak, duh kok banyak yang suka... :-)
    dan setuju dengan quotes nya mas, moga rakyat semakin bijak, sebijak membayar pajak... hehehe

    ReplyDelete
  3. Ih, mas ku ini pinter banget yak, dari BOLA ampe politik dilahap semua... hehheh

    ReplyDelete
  4. ente mo bikin ane gendut ya? bawa makanan bnyk amir. si amir aja kalo makan gak sebanyak itu. hi hi hi...btw, keliling jakarta? ane udah bosan tuh.

    ReplyDelete
  5. @All : ayoo ngelamar jadi bupati wkwkwkw
    @Fanny : sengaja biar gak gampang masuk angin hehehe

    ReplyDelete
  6. Ada setujunya ada gaknya kalo artis ikut mencalonkan diri. Kayak Rano Karno yang sdh jadi wakil bupati, orang mengenal dia dengan pribadi yang baik dan bersahaja. Kalau aku pasti juga akan memilih dia yang benar-benar sdh terlihat pribadinya dan tulus mengemban tugas seorang wakil bupati, daripada orang2 yang kita tidak tahu pribadinya, yang kebanyakan dari mereka akan muncul saat menjelang pemilihan saja, tapi setelah itu??? sebenarnya tidak masalah kalau memang mereka benar2 tulus ingin mengabdikan diri pada masyarakat.

    ReplyDelete
  7. @Febri : yah bener banget, gak semua "calon" tidak berkualitas, disini aku cuma memaparkan bahwa menjadi atau menjabat bupati atau wakil bupati itu tidak mudah butuh ilmu khusus, gak hanya modal popularitas saja dan tanggugjawabnya besar sekali :)

    ReplyDelete
  8. berpolitik adalah hak semua warna negara, tapi mbok yah calon pemimpinnya yang qualified, lah kalau cuma modal toket ama pantat mau dibawa kemana negara ini

    ReplyDelete
  9. iya bener, tapi mungkin kita tidak tau ada apa dibalik "t" n "p" gede tersebut hehehe, siapa tau emang pinter serta berbakat pemimpin :)

    ReplyDelete
  10. novel hantunya nanti direview. be patient, be happy...

    ReplyDelete
  11. saya gak pernah ngikutin yang namanya politik,tapi kalau artis mo jadi bupati,saya kurang setuju sob,bener tuh yang dikatakan fai

    ReplyDelete

Post a Comment

Popular Posts