Kualitas Dan Karakteristik (Sukses Menjadi Wirausahawan)

Menjadi wirausahawan adalah pilihan bagi kita yang sulit mendapatkan pekerjaan yang kita inginkan atau yang sudah bosan menjadi karyawan hehehe. Apakah pengertian dari wirausahawan itu, wirausahawan adalah menciptakan sebuah bisnis baru dengan mengambil risiko dan ketidakpastian demi mencapai keuntungan dan pertumbuhan dengan cara mengidentifikasi peluang dan menggabungkan sumber daya yang diperlukan untuk mendirikannya.

Namun perlu kita ketahui lebih dari separo usaha baru mengalami kegagalan setelah lima tahun berjalan. Biasanya itu disebabkan karena kurang pengalaman, dana atau keterampilan manajemen. Untuk itu berikut ini adalah 10 kunci kualitas yang diperlukan pengusaha agar sukses, yaitu :

1. Pengetahuan khusus.
2. Percaya diri.
3. Keuletan.
4. Motivasi yang tepat.
5. Kreatifitas dan inovasi.
6. Pandangan Strategik.
7. Kepemimpinan.
8. Menghilangkan ego.
9. Kemampuan untuk berbelok/Fleksibilitas
10. Etika.

Demikian tadi 10 ciri kualitas dari seorang wirausahawan dalam mencapai kesuksesannya. Nah bagaimana karekteristik dari seorang wirausahawan ? berikut karakteristik seorang wirausahawan :

1. Menyukai tanggung jawab. Wirausahawan merasa bertanggung jawab secara pribadi atas hasil perusahaan tempat mereka terlibat.Mereka lebih menyukai dapat mengendalikan sumber-sumber daya mereka sendiri dan menggunakan sumber daya tersebut untuk mencapai cita-cita yang telah ditetapkan sendiri.

2. Lebih Menyukai resiko menengah. Seorang wirausahawan bukanlah seorang pengambil resiko liar melainkan seseorang yang mengambil resiko yang diperhitungkan. Tidak seperti penjudi, wirausahawan tidak suka berjudi. Wirausahawan melihat sebuah bisnis dengan tingkat pemahaman resiko pribadinya. Cita-cita mungkin tampak tinggi bahkan mustahil tercapai menurut persepsi orang lain, tetapi wirausahawan melihat situasi itu dari sudut pandang yang berbeda dan percaya bahwa sasaran mereka masuk akal dan dapat dicapai. Mereka biasanya melihat peluang di daerah yang sesuai dengan pengetahuan, latar belakang dan pengalamannya yang akan meningkatkan kemungkinan keberhasilannya.

3. Keyakinan atas kemampuan mereka untuk berhasil (optimis)Wirausahawan umumnya mempunyai banyak keyakinan atas kemampuan untuk berhasil. Mereka cenderung optimis terhadap peluang keberhasilan dan optimisme mereka biasanya berdasarkan kenyataan. Salah satu peneliti dari National Federation of Independent business (NFIB-USA) menyatakan bahwa sepertiga dari wirausahawan menilai peluang berhasil mereka 100%, tingkat optimisme yang tinggi kiranya dapat menjelaskan mengapa kebanyakan wirausahawan yang berhasil pernah gagal dalam bisnis, kadang lebih dari sekali sebelum akhirnya berhasil.

4. Hasrat untuk mendapatkan. Wirausahawan ingin mengetahui sebaik apa mereka bekerja dan terus menerus mencari pengukuhan.

5. Tingkat energi yang tinggi. Wirausahawan lebih energetik dibandingkan orang kebanyakan. Energi itu merupakan penentu mengingat luar biasanya bisnis yang diperlukan untuk mendirikan suatu perusahaan. Kerja keras dalam waktu yang lama merupakan sesuatu yang biasa.

6. Orientasi ke depan. Wirausahawan memiliki indra yang kuat dalam mencari peluang. Mereka melihat ke depan dan tidak begitu mempersoalkan apa yang telah dikerjakan kemarin melainkan lebih mempersoalkan apa yang akan dikerjakan besok.

7. Keterampilan mengorganisasi. Membangun sebuah perusahaan"dari nol" dapat dibayangkan seperti menghubungkan potongan-potongan sebuah gambar besar. Para wirausahawan mengetahui cara mengumpulkan orang-orang yang tepat untuk menyelesaikan tugas. Penggabungan orang dan pekerjaan secara efektif memungkinkan para usahawan untuk mengubah pandangan ke depan menjadi kenyataan.

8.Menilai prestasi lebih tinggi dari uang. Salah satu kesalahpengertian yang paling umum mengenai kewirausahawan adalah anggapan bahwa mereka sepenuhnya terdorong oleh keinginan menghasilkan uang. Sebaliknya, prestasi tampak sebagai motivasi utama wirausahawan, uang hanyalah cara untuk "menghitung skor". Seorang peneliti bisnis mengatakan : "yang membuat wirausahawan maju lebih komplek dan lebih luhur dari sekedar uang.

Demikianlah 10 kualitas dan 8 karakteristik seorang wirausahawan sebagai patokan untuk mencapai kesuksesan yang diinginkan. Semua itu langkah atau parameter yang membuat kita lebih mudah mengatur langkah atau memulai menjadi seorang wirausahawan yang sukses namun semua kembali ke diri kita masing-masing dalam menjalankannya. Artinya kembali ke konsistensi, kemauan dan motivasi kita dalam menjalankan suatu usaha serta berdo'a tentunya hehehe. Semoga bermanfaat. :)

Comments

  1. banyak juga ya,,tapi kalau di jalani..bisa sukses..makasih infonya sobat

    ReplyDelete
  2. ini informasi yang kucar cari..

    aq daah ngerencanain jd wirausahawan n tgl mewujudkannya..

    makasih udah memberi dukungan tak langsung...saluut

    succes 4 u

    ReplyDelete
  3. @All : yo ayo yg ingin wiraswasta, coba terapin ye hehehe, termasuk ane juga nih harus byk belajar dari tulisan ini :)

    ReplyDelete
  4. yg nulis kapan jadi wiraswasta nih?

    ReplyDelete
  5. Makasih untuk tipsnya kawand...

    ReplyDelete
  6. poiint ke 2 palimg sulit aku terapin,,

    ga pernah berani untukmemulai suatu usaha,,

    ReplyDelete
  7. F&F : dah hampir setaon ini aku wiraswasta, tlg do'anya agar lancar n sukses :)
    @Fanny : modal bisa dicari (ngutang ortu, jual motor, pinjem bank atau ikut UKM)
    @Seiri : ayooo :)
    @Rock : sama2 kawand :)
    @Ocy :yah memang itu gak mudah, tapi kadang kondisi bisa jadi pemicu hehehe

    ReplyDelete
  8. makasih informasinya
    sangat bermanfaat
    smoga ajah bisa menjadi wirasuahawan muda sukses ghehe

    ReplyDelete
  9. sangat bermanfaat neh... :-)

    ReplyDelete
  10. dari dulu saya berupaya biar sukses
    cobaanya yang berat ya mas
    hehe

    ReplyDelete
  11. maksudnya kondisi jadi pemicu?? tu gmn???

    ReplyDelete
  12. @Rezky : ya bener, gak mudah belum image yg bilang jika wiraswasta itu gak bisa diandalkan dan pendapat "sarjana" kok jadi pedagang hehehe
    @Ocy : kondisi real Cy, PD itu bisa muncul sendiri saat kita dalam kondisi terpaksa (misal butuh uang)contoh aj pengamen, awalnya masak mereka pede nyanyi didepan org banyak, tapi krn "kebutuhan" akhirnya pede juga deh :)

    ReplyDelete

Post a Comment

Popular Posts