Menjadi buruh yang berkualitas (May Day)

Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Menakertrans) Muhaimin Iskandar meminta agar pengusaha memberikan keleluasaan kepada buruh yang akan memperingati Hari Buruh Internasional pada 1 Mei mendatang. sumber Berita di atas menunjukkan kepedulian pemerintah dalam menghormati "hak buruh" untuk merayakannya.


Jadi inget dulu ketika pernah menjadi "buruh" pabrik di surabaya, ketika itu para serikat pekerja sibuk menggalang para buruh untuk mengikuti atau memperingati hari buruh pada tanggal 1 Mei tersebut. Saat itu ada "kesan" kita sekedar ikut-ikutan tanpa tahu apa manfaat bila memperingati hari tersebut. hehehe. Mungkin diantara kita banyak yang belum tahu kapan aksi buruh di Indonesia yang pertama kali. Dan bagaimana awal sejarahnya hingga tanggal 1 Mei dijadikan hari buruh sedunia. Hari buruh atau May Day di Indonesia, pertama kali diperingati pada tahun 1920. Tapi sejak masa pemerintahan Orde baru hari buruh tidak lagi diperingati, karena dianggap gerakan yang berhubungan dengan paham komunis.


Setelah era Orde Baru berakhir, walaupun bukan hari libur, setiap tanggal 1 Mei kembali marak dirayakan oleh buruh di Indonesia. Perayaan yang "berwujud" aksi demonstrasi di berbagai kota. Sehingga ada kekhawatiran bahwa gerakan massa buruh yang dimobilisasi setiap tanggal 1 Mei itu akan membuahkan kerusuhan. Wajar jika timbul kekhawatiran seperti itu (masyarakat dan pihak keamanan) karena "bentuk" perayaan yang berwujud demo "rentan" terhadap aksi kerusuhan oleh pihak ketiga. Untunglah sejak peringatan May Day tahun 1999-2006 tidak pernah ada tindakan destruktif yang dilakukan oleh gerakan massa buruh yang masuk kategori "membahayakan ketertiban umum".


Sejarah May Day sendiri berawal dari Amerika Serikat dan Eropa Barat pada awal abad ke 19, ketika terjadi berbagai rentetan perjuangan kelas pekerja untuk meraih kendali ekonomi-politis hak-hak industrial. Seiring perkembangan kapitalisme industri yang menandakan perubahan drastis ekonomi-politik. Semua itu menimbulkan dampak pengetatan disiplin dan pengintensifan jam kerja, minimnya upah, dan buruknya kondisi kerja di tingkatan pabrik,sehingga melahirkan perlawanan dari kalangan kelas pekerja. Ada dua orang yang dianggap telah menyumbangkan gagasan untuk menghormati para pekerja, Peter McGuire dan Matthew Maguire dari New jersey.


Satu Mei ditetapkan sebagai hari perjuangan kelas pekerja dunia pada Konggres 1886 oleh Federation of Organized Trades and Labor Unions. Selain memberikan momen tuntutan delapan jam sehari, memberikan semangat baru perjuangan kelas pekerja yang mencapai titik masif di era tersebut. Tanggal 1 Mei dipilih karena pada 1884 Federation of Organized Trades and Labor Unions terinspirasi oleh kesuksesan aksi buruh di Kanada 1872 yang menuntut delapan jam kerja di Amerika Serikat dan diberlakukan mulai 1 Mei 1886.


Pada bulan Juli 1889, Kongres Sosialis Dunia yang diselenggarakan di Paris menetapkan peristiwa di AS tanggal 1 Mei itu sebagai hari buruh sedunia dan mengeluarkan resolusi. Resolusi ini mendapat sambutan yang hangat dari berbagai negara dan sejak tahun 1890 setiap tanggal 1 Mei (May Day) diperingati oleh kaum buruh di berbagai negara.


Demikian sedikit cerita tentang sejarah awal mulanya hari buruh sedunia (Mayday). Yang penting adalah bagaimana para buruh "menyikapi" perayaan tersebut dengan bijak, minimal membuat suatu hal yang lebih bermanfaat daripada menghabiskannya dengan "berdemo". Selain itu semoga pemerintah tetap konsisten dengan "perhatiannya" tersebut, dan yang lebih penting lagi adalah peranan pengusaha (terutama pengusaha asing) itu sendiri. Paling tidak momen hari buruh ini membuat mereka lebih "menghormati" kinerja dan kualitas tenaga kerja (buruh) pribumi. Aku ingat sekali waktu dulu masih kerja di pabrik, dimana (bos)pengusaha asing sangat menganggap "rendah" kualitas buruh kita, mereka beranggapan "bahwa orang kita yang diperlukan hanya tenaganya saja". Padahal tanpa kita (buruh) mereka bukan apa-apa dan "kualitas" pemikiran kita bisa jadi lebih baik dari mereka!. Mari para rekan buruh kita buktikan bahwa kalian punya kualitas yang bisa diandalkan (bukan hanya tenaga)!. Semoga :).

Comments

  1. yups mas, secara tak langsung maupun langsung kita hidup dari keringat kaum buruh... :-)

    ReplyDelete
  2. thanks neh sejarah MAY DAY nya... :-))

    ReplyDelete
  3. o... ternyata seperti itu yah sejarah may day, tapi asal tidak menjadi sebuah kegiatan yang anarkhis sah-sah aja kok.

    ReplyDelete
  4. sayang diriku sekarang suah bukan buruh lagi, tapi resmi jadi penggangguran kelas kakap, so gak perlu ikut2an kali yah. qiiqiqiqiii

    ReplyDelete
  5. semua orang saling melengkapi. makanya ayo buruh indonesia jangan mau direndahkan bangsa lain. buktikan kalau kita punya banyak kelebihan! semangat!

    ReplyDelete
  6. hidup buruuh! btw, balikin si Rudy. cape katanya masak terus buat aye dan keluarga. hehehe....

    ReplyDelete
  7. Wah ada reply komentnya neh, ehm, ternyata nggak ngepas di bawahnya ya, cuman kelebihannya nggak usah nulis kata '@' he

    ReplyDelete
  8. kapan kamu koment, mas? gak ada koment di postinganku yg terakhir hari ini. baru aja liat koment kamu. sebelumnya gak ada. belum masuk kali.

    ReplyDelete
  9. All : selamat may day2 hehehe
    fanny : entar tak kirim hehe
    Achen n buwel : reply nya tak pakek hehehe

    ReplyDelete
  10. iya ternyata gak masuk, komennya pagi kemaren hehehe

    ReplyDelete
  11. walah gw baru tau kl diindonesia hari buruh uda 'dirayain' dari thn 1920, tp emang bener tuh byk org yg ikutan demo atau sejenisnya cuma ikut2an tanpa tau makna dan tujuannya apa

    ReplyDelete
  12. Ya, semoga para buruh juga berpikir demikian, bahwa mereka bisa membuaktikan memiliki kualitas yang bisa diandalkan, bukan sekedar tenaganya saja.

    ReplyDelete
  13. met siang aja...bawain rujak

    ReplyDelete
  14. Helouuu...ikutan ya asik nih diskusinya, masnya yg nulis ya...okey, Iya,ya, kalau semuanya pada "SERAKAH" pingin "MENGUASAI" pingin "DIHORMATI" pingin "DILAYANI" ya udah pasti yg namanya penindasan ndak mungkin hilang dr muka bumi ini..yyyyy.....

    ReplyDelete

Post a Comment

Popular Posts