(Misi STS-61-H) Astronaut from Indonesia


Tulisan ini untuk mengingatkan kembali "kenangan" tentang astronot pertama dari Indonesia. Beliau adalah Ibu Pratiwi Sudarmono dan Bapak Taufik Akbar (cadangan). Pada bulan oktober 1985, mereka terpilih untuk ikut misi luar angkasa NASA (STS-61-H). Misi ini adalah untuk penyebaran Satelit komunikasi Palapa B-3 milik Indonesia. Ibu Pratiwi Sudarmono pada misi itu ditugaskan sebagai Payload Spesialis. Dan pak Taufik Akbar sebagai cadangan. Namun karena pesawat ulang-alik Challenger meledak pada tanggal 28 januari 1986, misi tersebut dibatalkan dan tidak pernah berlanjut. Karena Palapa B-3 akhirnya di luncurkan dengan roket Delta.



Ibu Pratiwi Sudarmono lahir di Bandung mendapat gelar Master dari Universitas Indonesia pada tahun 1977, dan Ph.D. dalam Biologi Molekuler dari Universitas Osaka, Jepang, pada tahun 1984. Dia kemudian memulai karir ilmiah sebagai penerima beasiswa WHO meneliti biologi molekul Salmonella typhi. Dari tahun 1994 hingga 2000, ia adalah kepala dari Departemen Mikrobiologi Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia. Dari 2001 hingga 2002, ia adalah seorang sarjana di New Century Beasiswa Fulbright Program. sumber



Sedangkan pak Taufik Akbar yang kelahiran Medan adalah lulusan Institut Teknologi Bandung dengan gelar Bachelor of Science di bidang Electrical Engineering pada tahun 1975, ia bekerja sebagai seorang insinyur telekomunikasi dan Pada tahun 1990-92 ia Manager Perencanaan Telekomunikasi Umum, Manajer Umum Eksekutif untuk Operasi Satelit Palapa (1992-1993), Presiden Direktur Aplikanusa Lintasarta (1994-2000). Pada tahun 2000, ia menjadi Direktur Sumber Daya Manusia. sumber



Demikianlah mereka adalah orang-orang terpilih untuk menjadi astronot pertama dari Indonesia, walau akhirnya misi tersebut batal karena bencana yang terjadi (Challenger meledak). Yang jelas sampai sekarang belum ada lagi orang Indonesia yang bisa menjadi astronot NASA atau kosmonot Rusia hehehe, tahun 2006 kemarin Malaysia sudah berhasil mengirimkan kosmonot mereka. Semoga kisah ini tidak hanya menjadi "sejarah" atau kenangan saja ya :).

Comments

  1. emang hebat tuh ibu ya..ckk.ck...btw, pr nya dah 3 lho. kereeen

    ReplyDelete
  2. setuju ama komentnya mbak fanny... :-)

    ReplyDelete
  3. mas, mas bener bener bertolak belakang dengan de javu :D,disini jiwa pebisnis, di sana djiwa romantisssssssss :-P

    ReplyDelete
  4. wah, jadi inget2 kalo dulu ditanya pgn jadi apa, jwbannya JADI ASTRONOT!

    ReplyDelete
  5. liat aja nanti! gw bakal jdi astronot indonesia pertama yg bener2 ke luar angkasa!

    ReplyDelete
  6. Perkenalkan,nama lengkap saya I Wayan Laba Widnyana dari kota Amlapura-Bali.
    Dari dulu hingga kini saya memiliki cita2 sebagai seorang Astronot,karena saya pernah membaca artikel di Internet yg menyatakan bahwa "Malaysia berhasil mengirim astronot pertamanya ke luar angkasa,Indonesia kapan???". Mendengar hal seperti itu saya berpendapat bahwa "Kenapa kita mau dikalahkan oleh negara tetangga kita sendiri seperti Malaysia???".
    Tapi demi negara Indonesia yg aku cintai,aku memiliki cita2 sebagai seorang astronot,karena saya ingin menjadi orang pertama dari negara Indonesia yg pergi ke luar angkasa serta mengibarkan bendera sang Merah Putih di luar angkasa sana. Saya ingin mengharumkan nama negeri ini.
    Saya ini serius teman....!
    Sekitar 6 bulan lagi saya akan tamat SMA,tapi mau kuliah malah ortuku yg gak kasih.
    Teman,bagaimana pendapatmu tentang cita2 saya tersebut? Dan apakah saya bisa meraih cita2 saya tersebut,serta bagaimana perjalanan yg harus saya tempuh???
    INDONESIA kamu bukan negara kampungan, tapi saya sebagai warga negaramu akan menunjukan kepada Malaysia bahwa Negara Kesatuan Indonesia adalah negara maju serta bukan negara kampungan.
    Kasih pendapatnya ya teman,bisa lewat email di widnyanalp@gmail.com atau langsung kasih comment-nya disini juga boleh. Thx

    ReplyDelete
  7. Hai Wayan Laba Widnyana

    Saya River 28th

    Betul, negara Malaysia tidak menganggap keberadaan kita.

    Kuliah atau tidak, kita harus bisa lebih maju dari Malaysia. Lakukan apa yang kamu bisa, jangan berhenti belajar dan meningkatkan kemampuan di bidang mu. (apapun itu: wiraswasta, seni, musik, olahraga, teknologi dll)

    Malaysia tidak menganggap keberadaan kita.
    Mereka menganggap kita ini negara yang penuh orang2 rendahan.
    Mereka lupa siapa mereka dulu dan siapa kita dulu.

    Tapi jangan menyerah kawan, saya percaya kita menuju kemajuan selama ada keinginan dan usaha kolektif dari teman2 semua.

    Ini berat diucapkan, tapi kenyataan:

    DISIPLIN, SEMANGAT DAN KERJA KERAS adalah kunci keberhasilan suatu bangsa.. (secara keseluruhan, bukan individu)

    saya ga bilang kita bisa berhasil dibanding negara lain yg maju dengan melakukan 3 hal itu. Tapi saya bisa jamin kita pasti gagal dibanding negara lain yg maju dengan tidak melakukan 3 hal itu.

    karena negara2 itu jauh lebih DISIPLIN, SEMANGAT dan KERJA KERAS dibandingkan kita.

    Salam

    ReplyDelete
  8. to wayan,,,,
    saya Aldi

    cita-cita mu sama dengan cita-citaku juga yg harus kita lakukan hanyalah belajar dan bekerja keras untuk mencapainya dan seperti perkataan pelatih pecinta alam saya jika kita benar2 ingin jadi seorang Astronot/Kosmonot kita harus mempunyai fisik yg kuat maka dari itu saya diusulkan setelah lulus SMA nanti melanjutkan ke akademi militer dan tak lupa menambah ilmu/wawasan untuk sebagai bahan penunjangnya.......terus semangat....

    ReplyDelete
  9. Sukses buat kalian semua yang punya cita-cita mulia, yg penting fokus dulu dgn apa yg dikerjakan sekarang :)

    ReplyDelete
  10. saya senang jadi warga negara indonesia . . . seneng sama kata2 yang diatas sungguh memotivasi kawan

    ReplyDelete

Post a Comment

Popular Posts