Pengendalian Diri (Positive Atitude)

Tulisan kali ini untuk berbagi tentang bagaimana mempertahankan suasana hati positif dalam menghadapi bagaimanapun kondisi sosial yang melingkupi kita. Berdasarkan usulan praktis dari Michele Moore (1999) dan ”the Happiness Habit Team”, yang dikutip oleh Kristi Poerwandari (Psikolog) sebagai berikut :


1. Sikap positif
Yang pertama adalah mengakui perasaan negatif kita, entah itu kesedihan dan kemarahan, lalu menunjukkan kepedulian pada diri sendiri. Kita perlu berupaya untuk tidak ditenggelamkan oleh energi negatif. Kita menetapkan sendiri bagaimana akan berpikir, merasa dan mengambil tindakan, serta bertanggung jawab penuh atas keputusan kita. Penilaian negatif sebisa mungkin ditransformasikan dalam tindakan-tindakan positif. Atau, kita memfokuskan waktu, energi, dan perhatian pada hal-hal lain yang konstruktif.



2.Visi positif ke depan
Ini sering kita lakukan, tetapi sesungguhnya kurang konstruktif: mengeluh, mengevaluasi dan ”mencari-cari kesalahan”. Yang terjadi sudah terjadi dan lebih penting untuk memperbaiki ke depan dengan memfokuskan diri pada visi positif, bukan terpaku pada kesalahan-kesalahan pada masa lalu. Lebih baik berfokus pada apa yang ingin kita capai dengan memperjelas sasaran dan strategi mencapainya. Dalam berbagai keterbatasan dan kesulitan, kita tetap perlu punya waktu yang dapat kita nikmati untuk bersenang-senang. Hal ini sekaligus untuk mengisi kembali energi. Tidak perlu dengan biaya mahal: bertemu sahabat lama, nonton film dengan anak, naik sepeda, atau bila memungkinkan, mengubah pekerjaan menjadi suatu hal yang dapat dinikmati



3.Memperjelas aksi dan capaian
Agar tidak merasa sesak dan tak berdaya, kita perlu merencanakan rangkaian langkah spesifik, yang dirumuskan dengan jelas, dan mensyukuri keberhasilannya. Membuat daftar tugas dan mengecek capaiannya akan banyak membantu meningkatkan kepercayaan diri dan suasana hati. Kesulitan dan kekacauan hidup menjadi tanda bahwa kita harus bergerak, mungkin harus mengubah suatu hal atau malahan banyak hal. Mungkin kita harus mengubah cara kita berpikir, cara kita merasa, cara kita bertindak. Bukan menyalahkan diri, tetapi demi keterarahan diri pada visi dan capaian ke depan.



4.Manfaat dari rasa marah
Kita perlu menemukan manfaat dari rasa marah kita, menyalurkan emosi dan rasa marah menjadi tujuan-tujuan positif. Kemarahan perlu dipindahkan menjadi energi positif untuk mencari cara yang lebih efektif, memindahkan fokus, mengeksplorasi pendekatan-pendekatan baru, mengembangkan keterampilan berbeda, mengubah strategi bekerja sama dengan lingkungan dan seterusnya. Kita juga tetap perlu menjadi diri sendiri, hidup dengan nilai-nilai pribadi yang menurut kita baik, dan melakukan yang terbaik yang dapat kita lakukan. Ketika kita melakukan yang terbaik dan tidak berkompromi dengan kebohongan atau sikap masa bodoh, suara hati kita akan tetap jelas memandu langkah kita pada waktu-waktu selanjutnya.


Kata Moore, orang yang paling dapat mempertahankan rasa nyaman dan bahagia adalah orang yang ”paling peduli dan paling memiliki cinta”. Cinta di sini bukan dalam arti sempit, cinta romantis atau cinta pada perorangan, tetapi cinta dan kepedulian pada sesama, pada yang lain. ”the happiest people are the most loving people. To be happy, love what you do, love the people around you, love your work and love yourself.”


5. Berserah
Pada akhirnya kita berserah. Berserah bukan berarti menyerah atau mengambil posisi kalah. Berserah hanya dapat terjadi ketika kita telah melakukan langkah dan upaya yang terbaik, lalu menyerahkan hasilnya pada yang memiliki kekuasaan jauh lebih besar daripada kita . Bila kita hanya mengeluh dan mempersalahkan pihak lain, tanpa melakukan sesuatu yang konstruktif, mungkin kita tidak berbeda dengan pihak yang kita kritik itu. Berserah dapat dimaknai sebagai tetap mempertahankan tujuan dan nilai hidup kita, tetapi mencapainya melalui jalan dan sarana berbeda. sumber



Demikian tadi beberapa tips atau cara untuk mengendalikan diri agar bisa selalu berpikir positip dalam situasi yang sulit. Situasi seperti bagaimana menyikapi kondisi negeri dengan segala macam persoalan (korupsi, kejahatan, kemiskinan, etc). Namun apapun tipsnya semua kembali ke diri kita sendiri, mau atau tidak menjalankannya :). semoga bermanfaat. :)

Comments

  1. cinta di sini bukan dalam arti sempit, cinta romantis atau cinta pada perorangan, tetapi cinta dan kepedulian pada sesama, pada yang lain. Kata Moore ”the happiest people are the most loving people. To be happy, love what you do, love the people around you, love your work and love yours

    like that words.

    ReplyDelete
  2. wah kirain mbak fanny komentar panjang gituh... hahahahahaha... piss

    ReplyDelete
  3. mantab neh, ini thoh tipsnya tuk menghajar perubahan itu... he

    ReplyDelete
  4. Gak bisa berkomentar apa2 saya sob .. ckckckckck .. ;)

    ReplyDelete
  5. yupp... pengendalian diri emang sangatlah diperlukan dalam menjalani kehidupan yang makin panas ini :(

    ReplyDelete
  6. meski sangat berat tapi tips ini layak untuk di coba .....

    ReplyDelete
  7. Pengendalian diri sangat berarti dan penting untuk senantiasa kita bawa kemanapun kita melangkah, :)

    ReplyDelete
  8. ayoo..hidup dengan pikiran positif

    ReplyDelete

Post a Comment

Popular Posts