Kampung Tanpa Listrik (Suatu bentuk pelayanan ?)

Ada tiga kampung di Banten, yaitu Kampung Cicurug, Cibenteur, dan Lebak Pakis, Desa Cibaliung, Kecamatan Cibaliung, Kabupaten Pandeglang, yang belum menikmati listrik. Perangkat desa mengaku sudah berulang kali mengajukan kepada pemerintah kabupaten dan PLN agar desanya segera dialiri listrik. "Tapi belum juga ditanggapi oleh mereka,". Armaya, 60 tahun, warga Kampung Cicurug RT 02 RW 08, menuturkan, sejak dia lahir, belum pernah rumah biliknya diterangi bola lampu. "Sejak saya lahir 5 tahun setelah Indonesia merdeka sampai sekarang, listrik belum juga ada di sini,". sumber



Demikian itu tadi berita tentang tiga kampung di jawa barat yang hingga sekarang belum "merasakan" nikmatnya memakai listrik PLN. Sungguh luar biasa, ternyata di Banten yang notabene dekat sekali dengan ibukota masih ada kampung yang belum "terjamah" listriknya PLN, sudah puluhan tahun lagi... Sesuai dengan tulisanku kemarin tentang kenaikan tarif dasar listrik dimana mempertanyakan tentang apa yang telah diberikan PLN kepada pelanggan setianya?, sebagai kewajiban suatu perusahaan jasa yang harus memberikan pelayanan terbaik kepada konsumennya.



Ternyata memang "belum". Bentuk dari apresiasi yang seharusnya hehehe. Jangankan apresiasi dalam bentuk simpati apalagi empati, distribusi pembagian listrik disetiap wilayah saja belum baik. Sungguh "hebat" di pulau jawa masih ada kampung yang belum merasakan aliran listrik PLN. Untung orang Indonesia ini sudah terbiasa untuk "nerimo" dan "sabar". Kalau ada pemilihan pelanggan jasa yang paling baik sedunia, tentu pelanggan PLN yang akan terpilih hehehe.



Tulisan ini bukan bertujuan untuk tidak menghargai "kinerja" PLN selama ini, tapi lebih ungkapan kekecewaan sebagai pelanggan PLN yang "setia" (karena tidak ada pilihan hehehe). Yang pernah merasakan bagaimana tidak enaknya mengalami "listrik mati" seminggu sampai tiga kali dengan alasan "perawatan" dan "kerusakan" sehingga mengakibatkan produktivitas sangat terganggu (terutama bagi usahawan kecil yang mengandalkan aliran listrik). Bahkan beberapa kabupaten didaerahku, yang dari dulu sampai sekarang (puluhan tahun) "mati lampu" adalah hal yang biasa, sehingga masyarakat yang berwiraswasta atau rumah tangga (yang mampu) terpaksa harus membeli genset agar aktivitas usahanya tetap bisa berjalan. Sehingga masyarakat sana "akhirnya lagi" jadi terbiasa dengan kondisi itu... So semoga PLN bisa lebih baik lagi kedepannya. :)

Comments

  1. iya nih PLN sekarang pun sering putus di tempat saya, bahkan saya sering sindir di facebook PLN = Perusahaan Listrik Ndap-ndlup, he he ( follow bcak yah )

    ReplyDelete
  2. Waduh , Sedih Neh...
    Gimana Neh PLN..?

    ReplyDelete
  3. Yups Pelayangan Yang Kurang Baik...

    ReplyDelete
  4. Ayo kita berdoa semoga PLN bs meningkatkan kinerja nya dikemudian hari..... ,

    ReplyDelete
  5. pln katanya akhir juni dah gak byar pret lagi....

    ReplyDelete
  6. waduh...di pulau jawa aja ada yg belon kebagian listrik, gmn kalo di indonesia bagian timur ya?

    ReplyDelete
  7. Lho.., kukira semua daerah di Pulau Jawa sudah tersentuh listrik.

    ReplyDelete
  8. Kampung tanpa listrik..? Aku gak mau ah...

    ReplyDelete
  9. Wah masih ada yah desa seperti itu...
    kasihan banget yah mas...

    Terus bagaimana penerangan di sana... pasti gak ada akses informasi seperti televisi, radio dan HP...

    wah bener-bener deh...

    ReplyDelete

Post a Comment

Popular Posts