Teror Tabung Gas (Teroris baru)

Berapa bulan terakhir ini, banyak sekali kejadian tabung gas meledak. Baik itu ukuran 3 kg maupun yang 12 kg. Korban jiwa, lukar bakar dan rumah hancur gara-gara ledakan tabung gas ini. Banyak pihak yang menyalahkan pemerintah akibat keterlambatan dan kelalaian mereka dalam menangani kasus ini. Pemerintah khususnya yang bertanggung jawab dalam penyediaan tabung gas ini terkesan tidak melakukan pengawasan dan kurang melakukan kontrol ketat terhadap kualitas Tabung, regulator dan selang. Setelah terjadi banyak korban barulah ada tindakan yang "serius" dari mereka itupun "sangat terlambat".

Bagaimana awal mulanya teror tabung gas meledak ini ? Peristiwa banyak meledaknya tabung gas ini dimulai sejak konversi minyak tanah ke gas (3 kg) pada bulan April 2007, dimana "dulu" tabung banyak meledak di indikasikan karena ketidakmengertian masyarakat terhadap penggunaan kompor gas yang benar itu juga karena pemerintah kurang melakukan edukasi terhadap masyarakat, asal "nyuruh" ganti saja :) tanpa diberikan penyuluhan yang intensif terhadap masyarakat yang belum terbiasa menggunakan kompor gas. Dan sejak saat itu "penyuluhan" dilakukan melalui media televisi tentang tata cara penggunaan kompor gas yang benar.

Namun kenyataannya sekarang, malah semakin banyak kejadian tabung gas yang meledak, bahkan tidak hanya yang 3 kg saja tapi juga 12 kg. Setelah diselidiki oleh pihak terkait ternyata umumnya disebabkan oleh karena proses produksi yang salah dan kondisi fisik tabung yang tidak sesuai standar bahan baku pembuatan, dan itu terjadi karena "ternyata" banyak pabrik pembuatan tabung gas elpiji yang ilegal. Melihat kenyataan ini kelihatan sekali adanya ketidakberesan dalam pemberian ijin oleh pihak terkait. Dan dari sini saja kita sudah tahu "Siapa yang salah".

Selain pengaruh kualitas tabung, kejadian meledaknya tabung ini bisa disebabkan beberapa hal berikut :
  1. Regulator yang kualitasnya jelek sehingga tidak dapat bekerja dengan baik
  2. Selang yang menghubungkan regulator dan kompor bocor (bisa karena kualitas yang jelek atau digigit tikus)
  3. Siil (karet katub) yang sudah dol atau rusak (Ini yang paling sering menimbulkan kebocoran)

Bagaimana pencegahan terbaik agar mengurangi resiko terjadi ledakan ? ada beberapa hal yang harus diperhatikan untuk mengurangi resiko tabung gas meledak, sebagai berikut :sumber1 dan sumber2


  • Minimal 80% permukaan tabung LPG masih tertutup cat. Sedikit karat masih diizinkan, asal tidak terlalu dalam.
  • Tabung yang bagian bawahnya berkarat sebaiknya dihindari karena lebih kritis terhadap kebocoran.
  • Segel yang menutupi valve tabung tak boleh sobek atau tampak bekas diutak-atik. Selain sambungan las antara bagian atas dan bawah serta sambungan dengan kaki dan pegangan atas, tak boleh ada bekas las lain di tabung.
  • Pilih tabung berlogo Depnaker yang masa layak pakainya masih panjang.
  • Jika mencium bau gas, segera matikan kompor gas dan alat listrik lain yang bisa menimbulkan percikan api. Tutup katup regulator, buka lebar-lebar pintu, jendela, dan semua ventilasi.
  • Jangan memaksakan pemasangan regulator bila klep/karet pengaman tidak sama atau tidak pas dengan lubang regulator yang menyebabkan kebocoran. Beragamnya ukuran klep/karet pengaman ini cukup membuktikan jika dalam produksinya tidak memperhatikan SNI.
  • Dari beberapa peristiwa ledakan tabung, masalah karet pengaman ini disinyalir menjadi penyebabnya. Mintalah, kepada penjual tabung, klep/karet pengaman yang baru sebagai cadangan kalau-kalau yang terpasang di tabung tidak cocok dengan regulator Anda.
  • Pergunakanlah regulator yang sudah memiliki standar SNI. Regulator memiliki fungsi yang sangat penting yaitu sebagai stopper otomatis yang menghentikan aliran gas apabila api di kompor tidak menyala. Berkaitan dengan pasar bebas, berhati-hatilah dengan regulator impor, karena belum tentu dalam produksinya sudah berdasarkan SNI. Baru baru ini ada berita razia selang dan regulator dan disana ditemukan regulator yang tidak memiliki SNI, sayangnya tidak diberitakan produknya diimpor dari mana.
  • Pergunakanlah selang gas yang sudah SNI. Mintalah nasihat penjual yang sudah berpengalaman untuk memilih selang gas jika kesulitan mendapatkan selang yang sudah SNI. Dalam pemakaian, periksalah secara rutin keutuhan selang, terutama dari gigitan tikus, keretakan dan kerapuhan karena sudah lama dipakai.. Perhatikan juga kekuatan klem pada sambungan selang dan kompor gas, jangan sampai kendor.
  • Pada saat membeli gas yang baru, periksalah waktu kadaluwarsa atau masa pakai tabung nya. Penulisan kadaluwarsa berupa “alfa code“. Contoh ” A 09 ” A = Januari – Maret B = April – Juni C = Juli – September D = Oktober – Desember. Jadi jika tertera tulisan A 09 , maka ini mengandung arti : Jan- Mart tahun 2009. Jangan sekali-kali membeli gas yang tabungnya sudah kadaluawarsa karena disinyalir kekuatan tabungnya sudah tidak sesuai lagi dengan ketentuan yang berlaku.


Demikian tadi beberapa tips untuk mencegah terjadinya ledakan tabung gas, semoga bermanfaat. Dan semoga pemerintah segera memberikan "yang terbaik" buat rakyatnya dan tidak menunggu terjadi korban yang lebih banyak lagi sehingga "teror dari tabung gas" tidak menjadi berkepanjangan. Semoga :).

Comments

  1. memang bahaya tabung gas ini,terima kasih infonya sobat

    ReplyDelete
  2. sulit nya negara kita ya sepeerti ini.
    Rata-rata pemerintah memberikan berbagai kebijakan, tanpa melibatkan masyarakat nya secara langsung untuk hal-hal penyuluhan atau sebagainya. Alhasil ya seperti ini =(

    ReplyDelete
  3. Kini ketahuan kan hasilnya...dulu sebelum program konfersi dilakukan, masalah tabung baru aja sudah rebutan tender, belum lagi distribusinya menimbilkan perpecahan di tingkat bawah, si miskin ga dapet, eh si kaya dapet.
    Nah sekarang meledak deh tabung2 itu...hi hi pertanda apa deh itu yah

    ReplyDelete
  4. seharusnya dipikirkan dari awal tuh biar gak sembarangan memproduksi tabung spt itu

    ReplyDelete
  5. yups neh, sebelum ada pemberitaan kek gini pun achen paling takut ndeket2 tabung gas, keknya ngeri gitu, alnya achen juga sering ngerokok, lha kalo pas bocor gawat juga ya... duh

    ReplyDelete
  6. Duh Gusti, cerahlah esok pagi...

    ReplyDelete
  7. eamng perlu banyak2 instropeksi dankehati2an,,

    ReplyDelete
  8. Aku aja sekarang udah gak brani pake tabung gas yg 3kg. Takut..! Soalnya yg sering meledak kan tabung gas yg 3kg itu...

    ReplyDelete
  9. Sekarang sih kalau mau nyalain kompor gas pake deg2an dulu... BTW, thanks bgt infonya semoga bisa mengurangi ledakan tabung gas.

    ReplyDelete
  10. @aLL : AMIN moga besok lebih baik

    ReplyDelete
  11. pemerintah jangan kirim bom ke rumah kami!

    ReplyDelete
  12. turut prihatin dengan adanya tabung gas yang meledak .....

    ReplyDelete

Post a Comment

Popular Posts