Makna Hari Kemerdekaan di Bulan Suci Ramadhan

Sebentar lagi negeri kita akan memperingati hari kemerdekaan yang ke 65, usia 65 bagi ukuran manusia sudah termasuk manula tapi bagi suatu negeri adalah usia yang tergolong muda bahkan mungkin masih termasuk remaja :). Seperti manusia masa remaja adalah masa pencarian jati diri, terlihat dari beberapa proses perubahan dari orde lama, orde baru, reformasi hingga kini. Dan mungkin akan mengalami banyak lagi perubahan hingga menuju proses "kematangan".

Sejak merdeka negeri tercinta ini telah berganti 8 presiden, termasuk yang sekarang. Dari semua mantan presiden ada tiga sosok yang fenomenal, yaitu Almarhum Bung Karno, Soeharto dan Gus Dur. Namun secara keseluruhan semua mantan presiden punya peran besar dalam perkembangan negeri tercinta ini. Semua perubahan tersebut mempunyai arti tersendiri bagi "kemerdekaan" negeri ini.

Pengertian kemerdekaan secara harfiah adalah kebebasan, sedangkan peringatan hari kemerdekaan suatu negara diartikan sebagai peringatan hari dimana suatu negeri bebas dari segala bentuk penjajahan bangsa asing. Bebas membangun negerinya tanpa campur tangan dari bangsa lain. Jadi makna sesungguhnya dari peringatan hari kemerdekaan adalah untuk memperingati dan mengenang kembali jasa-jasa pahlawan yang telah berjuang dengan penuh ketulusan :).

So jika ada pertanyaan "apakah kita sudah benar-benar merasakan kemerdekaan setelah 65 tahun merdeka ?" tentu akan banyak sekali jawaban yang berbeda. Karena tergantung definisi kemerdekaan yang kita ambil :). Bagiku sendiri kita sudah merasakan kemerdekaan itu, paling tidak kita tidak perlu lagi harus berperang melawan penjajah, ataupun kerja rodi :). Tapi jika berdasarkan arti kemerdekaan sesungguhnya, aku rasa belum, karena kalau bicara soal kebebasan tentu akan banyak parameter kebebasan yang menjadi tolak ukur.

Dan menurutku kemerdekaan dalam segala hal tidak akan pernah terwujud di negeri manapun. Pasti akan selalu ada rasa ketidakpuasan dalam menerima "kebebasan" yang kita dapatkan. Dan akan selalu ada kekurangan yang dirasakan seumur hidup kita dalam merasakan kebebasan yang hakiki, siapapun pemimpin negeri ini. Seperti apa yang dialami oleh Pak Indra Azwan yang selama 17 tahun mencari keadilan terhadap penabrak mati anaknya agar dapat dihukum sesuai aturan yang berlaku, hingga akhirnya beliau rela jalan kaki dari Malang-Jakarta untuk menemui Presiden.

Kasus diatas adalah salah satu contoh ketidakadilan yang dirasakan rakyat kecil, yang saking kecilnya tidak dipedulikan oleh pihak yang berwenang hingga puluhan tahun. Dan akan banyak sekali kasus serupa bila diungkapkan. Bila arti kemerdekaan dipertanyakan kepada sosok Pak Indra mungkin beliau akan menjawab dengan tegas "Belum!!!". Saat ini kita memang bebas berpendapat, tapi belum"bebas" dalam menuntut hak kita untuk "kebenaran" dan "keadilan".

So terkait contoh kasus diatas bagaimana sebaiknya kita harus menyikapi kemerdekaan di negeri ini ? Sebagai rakyat kecil tentu hanya bisa bersikap "nerimo" dan "mencoba bersyukur" terhadap apa yang dirasakan saat ini, karena bagaimanapun "kuatnya kita protes dan berteriak" keputusan tetap di tangan pihak yang berkuasa sebagai pemegang dan pembuat aturan :). Nerimo dalam arti mencoba memahami serta memaklumi kebijakan dan kenyataan yang ada, mencoba bersyukur terhadap kebebasan yang dirasakan hehehe.

Kita berharap, untuk mewujudkan kemerdekaan yang sesungguhnya, minimal apa yang tertulis di UUD 45 tentang kekuasaan tertinggi adalah ditangan rakyat, benar-benar dapat terwujud. Bukan hanya sekedar "tulisan bersejarah" atau "kenangan indah" apalagi cuma hak memilih dan dipilih dalam pemilu. Karena UUD 45 adalah amanah yang harus (seharusnya) di laksanakan oleh siapapun yang diberi kepercayaan oleh rakyat untuk memimpin negeri ini.

Dan sebagai orang-orang yang beragama tentu tahu betapa besar dosa bagi orang-orang yang tidak menjalankan amanah dengan baik. Mumpung peringatan hari merdeka ini bertepatan dengan bulan suci ramadhan, alangkah baiknya bila para pemimpin bisa memanfaatkan bulan suci ini untuk intropeksi diri, minimal memikirkan "amanah" yang mereka emban sebagai kewajiban yang seharusnya mereka laksanakan dengan sebaik-baiknya. Semoga...

Comments

  1. semoga aja
    negara kita bisa dengan bener2 mengartikan kemerdekaan
    amin,,,

    ReplyDelete
  2. met siang.. kunjungan silaturahmi di bulan ramadhan.. met menjalankan ibadah puasa..

    ReplyDelete
  3. makna yang diperoleh dala bulan Ramadhan dapat diaplikasikan dan memampukan kita untuk lebih mencintai negara ini

    ReplyDelete
  4. merdeka...bawain ketupat sayur buat buka deh

    ReplyDelete
  5. Wah, endingnya aku suka tuh... hehehe

    ReplyDelete
  6. Semoga masyarakat kita (khususnya rakyat kecil) dapat menikmati kebebasan dan kemerdekaan dalam arti yang sebenarnya.

    ReplyDelete
  7. Merdeka !... Walau Ibu pertiwi masih berduka. Merdeka yg justru membungkam kemerdekaan rakyat kecil. Kesenjangan semakin terlihat dg kasat mata.
    Semoga dg Ramadhan thn ini, bsa membuat bangsa ini bnar2 bangkit keterpurukan.
    Salam sobat, skalian izin follow :)

    ReplyDelete
  8. Kemerdekaan Indonesia 17 Agustus 1945 bertepatan dengan 9 Ramadhan 1364 H
    Dan tahun ini juga 17 Agustus 2010 bertepatan dengan 7 Ramadhan 1431 H

    kalo boleh OOT, saya lebih suka angka 7 daripada 9 :D

    ReplyDelete
  9. @All : semoga Indonesa akan terud menjadi lebih baik..amiiin

    ReplyDelete
  10. amiinnn , dan para koruptor juga cepet tobat , hehehee ...

    ReplyDelete
  11. jika ada pertanyaan seperti ini: "apakah kita sudah benar-benar merasakan kemerdekaan setelah 65 tahun merdeka ?"

    maka jawaban saya adalah BELUM.. karena KEMERDEKAAN NEGARA INI BARU SEBATAS secara PENGAKUAN DUNIA saja.. Realita yang terjadi dalam masyarakat sesungguhnya adalah KONDISI YANG SENANTIASA BERBANDING TERBALIK.. alias kita masih tetep DIJAJAH..DIJAJAH.. DIJAJAH.. dalam segala aspek....

    sebagai seorang blogger, saya juga prihatin dengan ini.. karena selain negara ini yang belum merdeka, ternyata dunia blogging juga BELUM MERDEKA SEPENUHNYA....

    ReplyDelete
  12. Salam kenal ^^ dan persahabatan, mari berkunjung dan bergabung jadi bagian dari diblog sederhana == http://jhadiwijaya-jhadiwijayablogspotcom.blogspot.com/

    ReplyDelete

Post a Comment

Popular Posts