Tradisi "minuman bersoda" saat lebaran

Lebaran adalah saat yang dinanti oleh seluruh umat muslim, berbagai persiapan dilakukan untuk menyambut hari yang fitri tersebut. Yang merantau bersiap untuk mudik, membeli baju baru, membuat kue dan panganan khas lebaran dan sebagainya. Dan semua daerah di Indonesia pada khususnya punya ciri khas dan tradisi tersendiri dalam menyambut lebaran.

Tradisi-tradisi tersebut masih berjalan hingga sekarang terutama di daerah, khususnya pada orang-orang tua kita, misalnya ibu kita pasti ingin dan harus membuat kue beraneka macam, dari kue kering hingga basah saat menjelang lebaran. Kalau di palembang ada kue basah yang wajib di setiap lebaran yaitu kue 8 jam atau "Mak suba". Dinamakan kue 8 jam karena memang proses pembuatannya berlangsung selama 8 jam hehe.

Namun tulisan kali ini ingin membahas tentang salah satu ciri khas "unik" yang dari dulu sampai sekarang masih ada (terutama di daerah) yaitu selalu tersedianya "minuman bersoda" di setiap rumah :). Seperti yang ada di daerahku, sejak dulu sampai sekarang, "tradisi" sajian minuman bersoda disetiap rumah masih terus berlangsung dengan "merek yang sama" (walaupun aneka jenis minuman bersoda saat ini lebih beraneka ragam). Entah dari mana "tradisi" ini berawal hehe. Apakah itu termasuk salah satu strategi pemasaran tersukses yang dilakukan produsen minuman tersebut ? entahlah, yang pasti lebaran seperti terkesan kurang pas jika tak menyajikan minuman tersebut :).

Inget dulu saat dimana minuman bersoda tersebut masih mengandalkan kemasan botol beling 250-500 ml (botol tanggung), yang dibeli lusinan dengan ciri khas di ikat dengan tali rafia atau saat ayahku mendapat parcel dimana minuman bersoda pasti selalu menyertai :). Hingga efeknya kita sampai bosan jika tiap silaturahmi ke tetangga dan kerabat, karena selalu disuguhi "minuman yang sama" hehehe.

Tulisan ini bukan untuk mempromosikan minuman tersebut, tapi lebih ke ungkapan salut pada produsen minuman tersebut yang telah berhasil menanamkan "brand image" yang kuat pada konsumennya (di daerah pada khususnya) sehingga mereka setia dan selalu konsisten dengan minuman bersoda tersebut hingga seperti (disadari atau tidak) menjadi "keharusan" setiap rumah untuk menyajikan di saat lebaran :).

Entah sampai kapan "tradisi" itu bertahan :) Yang jelas konsep strategi pemasaran seperti itu sangat ampuh dan bertahan lama dan patut ditiru oleh kita yang lagi atau sedang berwiraswasta hahaha. Lihat saja di jaman dengan persaingan yang sangat tinggi saat ini, diiringi informasi dan promosi yang luar biasa, tradisi itu tetap ada. So kapanpun lebarannya, minumannya tetep minuman bersoda :).

Comments

  1. itu pasti FANTA??
    hehehehhee....
    memang enak kok..
    :D
    seger bener...
    :)

    sll SEMANGAT ya kawand biar tetap PERTAMAX..
    hihihi..

    ReplyDelete
  2. coca cola juga bersoda ya? hm...tapi gak boleh sering2 lho minum minuman bersoda.

    ReplyDelete
  3. Hmm.. di tempatku ngga ada kang minuman soda... yang ada Teh Gelas atao Ale-ale...

    kalao ngga gitu teh manis aja, terus suruh ngambil sendiri... hehehe

    ReplyDelete
  4. @anggar : hehehe iyalah CC, F, and S
    @Fanny : memang itu hehehe
    @JM ; hahaha ale2, beda daerah emang beda tradisi ya

    ReplyDelete
  5. tak ada di kampung saya yang begitu rasanya. yang ada minum teh manis saja.

    ReplyDelete
  6. itulah bedanya tradisi tiap daerah hehehe

    ReplyDelete
  7. yg bersoda yg berbahaya,hehe, kata org sih sob...
    saya sih minum2 ajah tuh...

    ReplyDelete
  8. hihi,,iya nih ,,,selalu ada yg bersoda,,, fanta,,sprite,,coca cola,,wkwk,,, bener sob,,tauh yah kenapa,,,dah dari dulu keknya,,yah,..^^

    ReplyDelete
  9. Wah pasti menyegarkan minum,minuman bersoda saat berkumpul dengan keluarga pasti menyenangkan....

    ReplyDelete

Post a Comment

Popular Posts