Perang Senjata atau Perang Mulut

Apakah kita ingin Malay dan Indo perang senjata? nah tentu akan ada banyak jawaban pro dan kontra :), secara pribadi aku berharap tidak, karena bagaimanapun perang akan menimbulkan banyak kerugian, baik dari korban jiwa, harta benda, ekonomi dan banyak lagi. Sudah banyak contoh, jika perang senjata bukan penyelesaian terbaik suatu masalah apalagi jika dicampuri oleh pihak-pihak yang punya kepentingan pribadi.

Mungkin saat ini yang terbaik bagi kita adalah "perang mulut" dahulu, artinya diplomasi yang tegas dengan pihak Malay. Jangan sampai fakta-fakta yang ada dibalik oleh pihak Malay. Seperti masalah perbatasan yang terjadi beberapa waktu yang lalu, dimana jelas-jelas mereka melanggar batas wilayah negara kita, tapi malah petugas kita ditangkap.

Para pemimpin kitakan notabene orang-orang yang biasa berpolitik, artinya jago bicara dan berargumentasi. Kenapa keahlian tersebut tidak mampu "membungkam" mulut orang-orang Malay? Tidak mampu membuat para pemimpin Malay Ko hingga mengakui kesalahannya ?bukankah kata-kata lebih tajam dari pedang. hehehe

Intinya jangan jadi jago kandang saja dalam soal politik, tapi untuk urusan luar mestinya harus lebih jago :). Apalagi jelas kita di pihak yang benar, negara lainpun pasti tahu jika melanggar batas wilayah adalah salah!. So jangan kita terpancing untuk perang senjata, bukan karena kita takut atau karena persenjataan kita kurang canggih (walau kenyataannya memang begitu), tapi yang jelas "suara" kita lebih banyak daripada Malay. Kita juga bukan orang-orang bodoh yang mudah terpancing emosi, orang kita juga pintar dan cerdas dalam mengambil suatu keputusan.

Sekarang kita tunggu saja pidato pak Presiden tentang masalah Indo dan Malay malam ini, apa yang akan beliau sampaikan. Semoga nanti menjadi keputusan terbaik dan bijaksana. Paling tidak apabila memang harus berperang senjata, itu adalah keputusan terakhir artinya sudah tidak ada pilihan lain :). Semoga.

Comments

  1. barusan nonton pidato pak presiden
    yang ku nanti2
    ternyata
    hazahhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhh

    ReplyDelete
  2. tidak ada semngat nya pak press,,huhuhu,,kecewa,,@)_@

    ReplyDelete
  3. Pidato 'Pak Lurah' sedikit mengecewakan.. :D

    ReplyDelete

Post a Comment

Popular Posts