LPI vs ISL

Ada wacana tentang rencana bergulirnya kompetisi sepak bola baru di negeri tercinta ini yaitu Liga Premier Indonesia (LPI). Wacana ini menimbulkan pro dan kontra terutama dari PSSI sendiri :).

Apakah LPI itu dan bagaimana konsepnya? LPI merupakan kompetisi sepak bola baru yang digagas oleh Arifin Panigoro dan pada peluncurannya dihadiri perwakilan 15 klub dari Indonesia Super League (ISL) maupun Divisi Utama. Perwakilan klub yang hadir di antaranya Persema Malang, PSMS Medan, Persijap Jepara, Persema, Persebaya Surabaya, PSPS Pekanbaru, Persipura Jayapura, Semen Padang, Persitara, Persija Jakarta, PSM Makassar, PSIS Semarang, dan Mitra Kukar.

Nah bedanya dengan ISL, di LPI masing-masing klub akan mendapat kucuran dana sekitar Rp.15-20 miliar bukan seperti saat ini banyak klub (ISL)yang mengandalkan dana APBD. Pada musim berikutnya, klub diharapkan bisa mengelola dana tersebut dan memaksimalkan pendapatan dari tiket, sponsor lokal serta merchandise. Artinya pembentukan LPI ini bertujuan untuk membentuk kemandirian setiap klub dengan memberikan modal awal agar kedepannya dapat dikembangkan oleh mereka sendiri.

Namun yang jadi pertanyaan adalah bagaimana jika si klub tidak mampu berkembang atau mengembangkan modal tersebut ? apakah pihak penyandang dana tidak takut rugi? atau apa konsekuensi yang harus diterima pihak klub jika tidak mampu berkembang ? Nah itu yang masih belum jelas menurutku :).

Tapi kita harus tetap menghargai niat tulus pengusaha yang ingin memajukan tim sepakbola di negara ini, meskipun bukan rahasia umum jika bisnis di bidang sepakbola ini sangat menguntungkan jika bisa berkembang seperti di negara-negara eropa :). Menurutku, apapun itu bentuk atau nama liga atau kompetisi yang penting adalah bagaimana caranya agar ada hasil nyata dari kompetisi selama ini terhadap perkembangan sepakbola di negeri tercinta ini.

Artinya bukan hanya sibuk membuat "konsep-konsep" liga atau kompetisi yang baru (yang sebenarnya bisa ditiru dari liga-liga di Eropa) tapi bagaimana meningkatkan kualitas para pemain lokal kita agar dapat membentuk Timnas yang solid dan tangguh. Lihat Thailand, Vietnam dan Singapura yang mempunyai kualitas timnas sepakbola yang lebih bagus dari Indonesia. Padahal ajang kompetisi di negara mereka tidak "seramai" di negeri kita. Tapi kenapa timnas Indonesia tidak mampu lagi menang melawan mereka ? entahlah :)

Comments

  1. Berbagaimacam upaya harus dicoba, kalo hasilnya jeblok juga mungkin sudah suratan takdir

    ReplyDelete
  2. ikutan ISL banyak klub yg stop ditengah jalan kompetisi gara2 gak mampu menutup biaya yang diperlukan alias bikin bangkrut, PSSI-nya sih dapet untung gede, tinggal klubnya aja yg pada gigit jari.. Klo LPI, meski belum ketahuan nanti gimana hasil nyatanya, tapi konsepnya cukup bagus buat klub2 yg bergabung karena bakal ada bagi royalty dengan penyelenggaranya... tapi mana mau PSSI terima saingan hehe..
    -- visit http://m.rujakasik.com --

    ReplyDelete

Post a Comment

Popular Posts