Siapakah yang layak ? (Mendapat Gelar Pahlawan Nasional)

Sebanyak 10 nama yang diusulkan sebagai calon pahlawan nasional oleh Kementerian Sosial akan diproses lebih lanjut oleh Dewan Gelar, Tanda Jasa dan Tanda Kehormatan. Pemilihan nanti berdasarkan perkembangan dari masukan dan aspirasi masyarakat. Berikut sepuluh nama calon pahlawan yang diusulkan Kementerian Sosial :
  1. Mantan Presiden RI H Muhammad Soeharto mewakili Jawa Tengah
  2. Ulama besar Abdurrahman Wahid yang dikenal dengan Gus Dur mewakili Jawa Timur
  3. Mantan Gubernur DKI Ali Sadikin mewakili Jawa Barat
  4. Tokoh nasional Johannes Leimena dari Maluku
  5. Ulama Habib Sayid Al-Jufrie mewakili Sulawesi Tengah
  6. Andi Depu dari Sulawesi Barat
  7. Abraham Dimara dari Papua
  8. Andi Makassau dari Sulawesi Selatan
  9. Pakubuwono X dari Jawa Tengah
  10. Sanusi dari Jawa Barat.
Namun ada satu usulan nama yang menuai banyak kontroversi yaitu rencana pemberian gelar Pahlawan Nasional pada Almarhum Soeharto. Beberapa pihak menilai jika beliau tak pantas mengingat segala pelanggaran hak asasi manusia dan kasus korupsi selama 32 tahun di masa kepemimpinan beliau.

Tapi sebelum kita menilai pantas atau tidak, ada baiknya kita melihat bagaimana pengertian dan proses pemberian gelar Pahlawan Nasional yang diatur dalam Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2009 tentang Gelar, Tanda Jasa dan Tanda Kehormatan. Apakah pengertian pahlawan Nasional itu ? Pengertiannya ada dua yaitu :
  • Pahlawan Nasional adalah gelar yang diberikan kepada warga negara Indonesia atau seseorang yang berjuang melawan penjajahan di wilayah yang sekarang menjadi wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia.
  • Pahlawan Nasional adalah yang gugur atau meninggal dunia demi membela bangsa dan negara, atau yang semasa hidupnya melakukan tindakan kepahlawanan atau menghasilkan prestasi dan karya yang luar biasa bagi pembangunan dan kemajuan bangsa dan negara Republik Indonesia.

Apa syarat umum dan khusus untuk berhak diberi gelar pahlawan Nasional ? Syarat umum (Pasal 25) terdiri atas : (sumber :vivanews.com)

  • WNI atau seseorang yang berjuang di wilayah yang sekarang menjadi wilayah NKRI
  • Memiliki integritas moral dan keteladanan
  • Berjasa terhadap bangsa dan negara
  • Berkelakuan baik
  • Setia dan tidak mengkhianati bangsa dan negara
  • Dan tidak pernah dipidana penjara berdasarkan putusan pengadilan yang telah memperoleh kekuatan hukum tetap karena melakukan tindak pidana yang diancam dengan pidana penjara paling singkat 5 (lima) tahun.

Syarat khusus (Pasal 26) yaitu : Gelar Pahlawan Nasional diberikan kepada seseorang yang telah meninggal dunia dan yang semasa hidupnya :

  • Pernah memimpin dan melakukan perjuangan bersenjata atau perjuangan politik atau perjuangan dalam bidang lain untuk mencapai, merebut, mempertahankan, dan mengisi kemerdekaan serta mewujudkan persatuan dan kesatuan bangsa
  • Tidak pernah menyerah pada musuh dalam perjuangan
  • Melakukan pengabdian dan perjuangan yang berlangsung hampir sepanjang hidupnya dan melebihi tugas yang diembannya
  • Pernah melahirkan gagasan atau pemikiran besar yang dapat menunjang pembangunan bangsa dan negara
  • Pernah menghasilkan karya besar yang bermanfaat bagi kesejahteraan masyarakat luas atau meningkatkan harkatdan martabat bangsa
  • Memiliki konsistensi jiwa dan semangat kebangsaan yang tinggi
  • Melakukan perjuangan yang mempunyai jangkauan luas dan berdampak nasional.

Dan UU ini membuka kesempatan kepada organisasi atau kelompok masyarakat mengusulkan seseorang menjadi Pahlawan Nasional dengan merujuk syarat-syarat di atas seperti diatur Pasal 30.



Demikian tadi pengertian dan persyaratan seseorang untuk diberi gelar pahlawan Nasional. Dengan melihat persyaratan diatas kita dapat menilai apakah 'seseorang" pantas atau tidak menerima gelar pahlawan :). So apapun nanti keputusannya selama itu sesuai dengan Undang-undang yang telah ditetapkan kita harus dapat menerima dengan baik. Dan semoga Presiden dan Dewan Gelar, Tanda Jasa, dan Tanda Kehormatan dapat mengambil keputusan yang paling bijaksana serta tetap berpedoman pada UU No 20 tahun 2009 tersebut. Amiiin :).

Comments

  1. yg layak, Aulawi Ahmad. hi hi hi....piss bro...pis...

    ReplyDelete
  2. nanti seratus tahun lagi wkwkwkw

    ReplyDelete
  3. semuanya ja yah disetujui jadi pahlawan, biar adil. Heehehee

    ReplyDelete
  4. negri ini kebanyakan nama-nama pahlawan, tapi cuma catatan yang dilupakan.

    ReplyDelete
  5. jelaslah ane pro Gus Dur Mas... heheheh

    ReplyDelete
  6. menurut UU lolos seleksi,tapi kalau UU Hati seseorang berbeda-beda hasilnya. Ada yang setuju, ada yang nggak.

    ReplyDelete

Post a Comment

Popular Posts