Fasilitas Kamar Seks (Untuk Penghuni Rutan & Lapas)

Baru-baru ini ada wacana pemberian fasilitas "kamar seks" di rutan atau lapas. Kamar seks tersebut fungsinya untuk tempat para napi menyalurkan kebutuhan biologis dengan pasangannya. Wacana ini kurang disetujui oleh Menteri Hukum dan HAM Patrialis Akbar karena khawatir kamar itu akan jadi ajang bisnis :).

Namun wacana ini didukung oleh wakil ketua DPR bidang hukum dan oleh beberapa pihak yang beralasan kamar seks ini sangat penting dan perlu sebagai "obat" bagi para napi agar lebih sehat hehehe. Menurutku alasan ini logis dan wajar, karena "penyaluran kebutuhan seks" bagi manusia merupakan salah satu terapi bagi ketenangan jiwa :). Selain itu tidak ada alasan lagi bagi para napi untuk "ijin" keluar :).


Mengenai kekhawatiran Menteri Hukum dan HAM mengenai kemungkinan kamar seks akan dijadikan ajang bisnis mungkin ada benarnya juga, apalagi melihat "kondisi" rutan dan lapas yang ada saat ini, lah bisa jadi kamar tersebut jadi salah satu tempat resmi para wts mencari nafkah, makelarnya para penjaga itu sendiri :). Tapi semua itu merupakan tantangan bagi kementerian Hukum dan HAM untuk bisa tegas dalam menegakkan kedispilinan bagi para karyawannya terutama para penjaga lapas dan rutan. Yah semoga saja, apapun nanti keputusannya diharapkan itu yang terbaik...

Comments

  1. Walah... mending gak usah deh... yg ada rutan mlah multifungsi jadi tempat prostitusi lagi.... :P

    Met weekend Sob..

    ReplyDelete
  2. Asal kamar seksnya utuk napi yg udah beristri saja,,,jgn baru sebatas pacar sudah diperbolehkan masuk. kalau gini, bisa bahaya.
    tap takutnya, saya satu hal, brgX ada polisi yg nyisipin mini kamera di itu..Hehehehe. Semoga saja gak pernah ada niatan untuk berbuat itu ya.

    ReplyDelete
  3. Sebenarnya ada positif dan negatifnya juga..
    memang sewajarnya wajib sih, tapi bagi napi yg udah punya pasangan, dan mereka sah secara hukum dan agama sbg pasutri...

    tp, saya takut nih jika nati hny sebatas batas pacaran diperbolehkan, kongkalikong pakenya..

    Tp walahu'alam semga allah menjauhkan dr hal sedemikian

    ReplyDelete
  4. bakal keenakan di penjara niy para bandit itu

    ReplyDelete
  5. mending benahi dulu para petugasnya sebelum kasih fasilitas.. jangan suka HAM deh dijadikan alasan, penjahat loh saat melakukan kejahatan enggak pernah mikir HAM.. kalau saya biarin saja para penjahat "ngaplo", biar mereka tahu rasa akibat perbuatannya

    ReplyDelete
  6. Ada2 saja. Semoga hal2 semacam ini dapat dicarikan penyelesaian yang terbaik tentunya

    ReplyDelete

Post a Comment

Popular Posts