Iklan XL vs AS

Persaingan antar dua operator seluler terkenal semakin panas dan terang-terangan, terutama beberapa hari ini, ketika Sule yang dulu bintang iklan XL beralih menjadi bintang iklan kartu As. Mungkin anda sudah pernah melihat tayangan iklannya di televisi :).

Yang menarik bukan kepindahannya Sule , tapi slogan yang diucapkannya di iklan yang baru :). Kalau di XL dulu dia bersama dengan Baim mengangkat soal kejujuran, dimana Sule bertanya pada si Baim apakah dia ganteng? lalu Baim menjawab dengan jujur tidak. Tapi kemudian di iklan yang baru bersama kartu As antara lain dia bilang begini "Pokoknya saya sudah tobat, saya kapok dibohongi anak kecil"!.

Terlihat banget iklan tersebut sudah tidak "main" bahasa sindiran secara halus lagi :). Tapi terang-terangan menunjukkan "perang terbuka" hehe. Perang dalam arti persaingan tingkat tinggi. Siapapun yang mendengar atau melihat iklan kartu as tersebut pasti tahu kepihak mana sindiran diarahkan. Apakah salah cara persaingan seperti itu ? Tidak, kalau dilihat dari sisi marketing dan promosi. Salah, jika persaingan tersebut sampai merugikan kepentingan konsumen.

Bagaimanakah efek iklan seperti itu terhadap kesetiaan konsumen kartu seluler ? Efek terhadap konsumen tergantung dari bagaimana mereka menyikapi iklan tersebut. Namun secara keseluruhan tidak akan merubah pola pikir konsumen terhadap produk tersebut artinya gara-gara iklan itu konsumen sangat kecil kemungkinannya untuk berganti kartu :)

Menurutku iklan seperti itu malah akan membuat konsumen menjadi jenuh karena terlihat "hiperbolis" dan kesan jika itu hanya "iklan" menjadi lebih terlihat jelas. Mungkin kalau iklan itu hanya bertujuan untuk membentuk "brand image" bisa jadi berhasil tapi "brand image" yang terbentuk bukan sesuatu yang positif :).

Iklan yang cerdas menurutku adalah iklan yang mampu membuat konsumen tidak berpikir jika itu iklan. Contohnya iklan-iklan produk rokok yang membuat kita terhibur dan meninggalkan kesan tersendiri di hati, meski kita belum tentu akan membeli produk mereka.

Yah persaingan di dunia usaha memang "keras" kita sebagai konsumen harus bisa memaklumi. Selama persaingan itu tidak merugikan kepentingan konsumen maka bukan masalah bagi kita apapun bentuk iklannya :) Semoga bermanfaat.

Comments

  1. Meskipun suatu iklan bertemakan penyindiran thd suatu produk, tapi bagiku sangat tidak berpengaruh. Yang pastinya adalah jika kita bisa merasakan manfaat atau tidaknya dari produk yang kita gunakan tsb, maka itu sudah menjadi pertimbangan apakah kita akan beralih ke produk yang baru atau tetap pada produk yang lama.

    ReplyDelete
  2. kalo buat gw iklan itu nggak ngaruh
    yangngaruh kalo harus ganti nomor n ngasih tau ke semua kolega
    di jamin repot sedunia deh..

    ReplyDelete
  3. eh ngomongin iklan kek gini, aku pernah baca persaingan iklan antar cocacola dan pepsi cola.

    pernah lihat gak iklan pepsi cola di luar negri? nyaris sama gitu deh nyindir nya. tapi lebih parah dikit sih di sana.

    tapi bener banget, tujuan nya memang harusnya bukan untuk persaingan memenangkan pasar saja, tapi juga tidak merugikan kita, sebagai konsumen

    :)

    ReplyDelete
  4. tetep mbela xl, aku kan pake xl... xexeexex

    ReplyDelete
  5. @Ais :persaingan CC dgn ppsi di indo sebenernya lebih parah, tapi bukan di up line melainkan di down line marketingnya :)

    ReplyDelete
  6. nice blog, menarik tanpa basa basi, kunjungan balik gan

    ReplyDelete
  7. jadi yg kemarin sule ama baim itu iklan XL ya? ..saya dari kemarin lg nebak2 apa maksud statemen sule diakhir iklan! dan belum 'ngeh' bahwa dia pindah produk! Iklan sindiran gini dulu dilakukan juga oleh produk obat anti masuk angin, ingat kan? yg bunyinya: "ga perlu pintar kalo mo minum obat ini!" :D

    ReplyDelete
  8. @Popi : iye, yg seneng tentu si sulenya hehehe

    ReplyDelete

Post a Comment

Popular Posts