Ombudsman Republik Indonesia (ORI)

Danang Girindrawardana terpilih sebagai anggota sekaligus Ketua Ombudsman Republik Indonesia (ORI) untuk masa kerja empat tahun mendatang. Visi dan misi yang dikemukakan Danang dalam sebuah makalah tentang perlunya re-engineering terhadap lembaga negara itu, memperoleh nilai tinggi di mata anggota Komisi II DPR.

Bahkan materi yang dikemukakan tersebut merupakan jawaban untuk melakukan pembenahan pelayanan publik, baik dalam hal penyelenggaraan pemerintahan yang baik (good governance), maupun pelayanan yang baik oleh perusahan milik negara (good corporate governance) serta perusahan-perusahaan swasta yang melakukan tugas pelayanan publik. (sumber : yahoo!news)

Berita diatas terkait tentang terpilihnya Ketua Ombudsman Republik Indonesia (ORI) yang baru. Sebelumnya apakah Ombudsman itu ?  (sumber : ombudsmanmks.org)
Ombudsman berasal dari bahasa Swedia kuno yakni umbuĂ°smann, artinya perwakilan. Sejak tahun 1809 – 2000, jumlah lembaga ombudsman sebanyak 130 yang tersebar di beberapa negara di dunia termasuk Indonesia.

Apakah fungsi dan tugas dari Ombudsman?  Ombudsman adalah lembaga negara yang mempunyai kewenangan mengawasi penyelenggaraan pelayanan publik, baik yang diselenggarakan penyelenggara negara maupun pemerintah. Termasuk di sini pelayanan publik yang diselenggarakan badan usaha milik negara, badan usaha milik daerah, badan hukum milik negara, serta badan swasta atau perseorangan yang diberi tugas menyelenggarakan pelayanan publik tertentu, yang sebagian atau seluruh dananya bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara dan/atau Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah. Sebagai lembaga, Ombudsman bersifat independen dalam menjalankan tugas dan wewenangnya yang mengandung azas kebenaran, keadilan, non diskriminasi, tidak memihak, akuntabilitas, transparansi, keseimbangan dan kerahasiaan.

Bagaimana awal mula dibentuknya Ombudsman di Indonesia?  Inisiatif dibentuknya Ombudsman di Indonesia berawal pada masa Pemerintahan Gus Dur – Megawati, dimana adanya tekanan masyarakat yang menghendaki terjadinya perubahan menuju pemerintahan yang transparan, bersih dan bebas KKN, karena itu pemerintahan saat itu berusaha melakukan beberapa perubahan sesuai aspirasi yang sedang berkembang di masyarakat.  Salah satunya adalah dengan membentuk sebuah lembaga pengawasan terhadap penyelenggara negara, bernama Komisi Ombudsman Nasional yang pada tanggal 10 Maret 2000 Presiden resmi menerbitkan Keputusan Presiden Nomor 44 Tahun 2000 tentang pembentukan Komisi Ombudsman Nasional.

Bagaimana peran ORI selama ini yang dapat dirasakan oleh kita ? Nah ini dia yang belum tahu hehehe, jujur aku baru tahu kalau ada lembaga semacam ini di Indonesia :(, tapi mungkin semua itu karena terlalu banyaknya kasus korupsi di negeri ini sehingga peran dari ORI "tidak kelihatan" oleh kita masyarakat umum. Peran ORI "mungkin" hanya terasa dan diketahui oleh lembaga-lembaga negara seperti DPR dan pemerintahan :).

By the way, apapun itu selamat buat ketua ORI yang baru, semoga dapat menjalankan amanah tugas dan wewenangnnya dengan baik hingga dapat menghasilkan sesuatu yang "nyata" khususnya dalam mengawasi penyelenggara pelayanan publik  yang selama ini masih mementingkan kepentingan pihak-pihak tertentu :). Semoga saja...amiin.

Comments

Post a Comment

Popular Posts