Tahun Kebenaran (2011)

Seratus tokoh politik dan lembaga swadaya masyarakat mencanangkan tahun 2011 sebagai Tahun Kebenaran. Deklarasi ini digelar dalam acara bertajuk Pertemuan Meja Bundar di Gedung Juang, Menteng Jakarta. Sebelumnya tanggal 10 Januari 2011, sejumlah tokoh agama menegaskan bahwa pemerintah sudah melakukan 18 kebohongan selama ini. (Sumber : Yahoo!news).
Pencanangan tahun 2011 sebagai tahun kebenaran oleh para tokoh politik dan LSM adalah wujud dari "kemangkelan" mereka terhadap kinerja pemerintah sekarang. Dan pencanangan tersebut selaras dengan 18 kebohongan pemerintah yang dicetuskan oleh para tokoh lintas agama berapa waktu lalu.
Apa saja 18 kebohongan pemerintah tersebut ? Kebohongan itu terbagi dua yaitu : (sumber)
 A. 9 kebohongan lama pemerintah :
  • Pengurangan jumlah kemiskinan yang mencapai 31,02juta jiwa, nyatanya permintaan RASKIN tahun 2010 capai 70jt jiwa dan permintaan Jamkesmas capai 76,4juta jiwa.
  • Gebrakan 100hari swasembada pangan . Nyatanya justru rakyat mengalami kesulitan ekonomi yg terjadi secara masif.
  • Mendorong trobosan program ketahanan pangan dan blue energy, nyatanya program ini gagal total.
  • Presiden SBY jumpa pers, ia mengaku mendapat data dari inteligen bahwa fotonya menjadi sasaran tembak teroris, ternyata foto tersebut merupakan data/ foto lama yang pernah diperlihatkan dalam rapat dengan komisi 1 DPR pada tahun 2004.
  • Penuntasan kasus munir namun kasus ini tidak pernah tuntas hingga kini.
  • Anggaran pendidikan harus mencapai 20% dari alokasi APBN, alokasi harus dari luar gaji guru dan dosen. Nyatanya, anggaran gaji guru dan dosen masih termasuk dalam alokasi 20% APBN tersebut.
  • Janji menyelesaikan kasus lumpur lapindo dalam debat capres 2009, nyatanya penuntasan kasus lumpur lapindo tidak mengalami titik temu.
  • SBY meminta negara di dunia untuk menjaga dan melindungi laut. Namun SBY melakukan pembiaran limbah laut senunu,NTB. Dari Pt.Freeport ke sungai papua.
  • Tim audit pemerintah terhadap PT. Freeport mengusulkan renegosiasi, namun upaya renegosiasi ini tidak di lanjuti pemerintah hingga kini.
B. 9 kebohongan baru :
  • Kebebasan beragama namun dalam kenyataanya dalam catatan the wahid institute menyebutkan sepanjang 2010 terdapat 33 kasus atas nama agama, dan dari data kepolisian terdapat 49 kasus kekerasan yang di lakukan ormas agama.
  • Dalam pidatonya SBY akan menindak lanjuti kekerasan yang di alami pers, namun nyatanya dalam tahun 2010 LBH pers menyatakan ada 66 kasus yang menimpa pers yang berupa kekerasan fisik.
  • Akan memberikan TKI handphone agar bisa mengantisipasi masalah kekerasan. Nyatanya migrancare mencatat kekerasan terhadap TKI mencapai 1.075 orang.
  • SBY menerima surat dari Bank Dunia agar sri mulyani di ijinkan bekerja di bank Dunia, tapi faktanya pengumuman tersebut terbuka di situs Bank dunia, SBY di duga memaksa sri mulyani mundur dari kursi menteri.
  • Janji akan jadi yang terdepan dalam pemberantasan korupsi, nyatanya dari september 2009 - september 2010 hanya 24% yang menemui hasil.
  • SBY meminta penuntasan rekening gendut perwira tinggi kepolisian. Bahkan ucapan ini terungkap sewaktu menjenguk Tama s langkun, bahwa kasus ini sudah di tutup.
  • SBy slalu memuji partainya bersih, santun dan beretika. Namun anggota KPU andi nurpati mengundurkan diri dari KPU dan secara tidak beretika, langsung bergabung dengan partai demokrat, menurut Dewan KPU jimly assidik menilai andi nurpati melakukan pelanggaran kode etik pemilu.
  • Kapolri timur pradopo berjanji akan menyelesaikan kasus gayus dalam 10hari, nyatanya gayus masih sempat keluar negri.
  • SBY akan tindak lanjuti kasus 3KKP yg ditangkap nelayan malaysia di perairan indonesia, namun pemberitaan mengenai ini tidak diketahui.
Terlepas dari semua itu, kita tentu mendukung tahun 2011 ini menjadi tahun kebenaran dan semoga tiap tahun selalu begitu :). Mengenai pemerintah bohong atau tidak itu tergantung dari penilaian kita pribadi :). Karena bagaimanapun kita semua tahu jika bohong itu dosa hehehe. Tapi mungkin pemerintah bukan berniat untuk berbohong, tapi "belum mampu" mewujudkan itu sesuai yang mereka janjikan :). Semoga Indonesia kedepan lebih baik.

Comments

  1. Sebenarnya sih bukan bohong, cuma 'melesat' tidak sesuai rencana awal saja! ibarat seorang ayah 'janji' sama anaknya bakal makan malam bareng, eh pas waktunya si ayah mesti lembur atau ketahan macet, maka lewatlah janji dinner itu! si anak pun menduga 'ayah bohong!'...hehe..

    ReplyDelete
  2. Banyak sekali hutang janjinya... padahal waktu yg ada sudah hampir habis... :(

    ReplyDelete
  3. pandangan perlu... kritikan perlu.. karena memang demikianlah tugas kita sebagai rakyat jelata (hehehe.. entah knp saya pakai istilah itu*) tentunya sebagai penyeimbang ketata negaraan mas ya :) Lanjutkan!!! :)

    ReplyDelete
  4. Amiiin Mas, moga bukan hanya slogan yah... he

    ReplyDelete
  5. yang beginian emang harus disikapi dengan pikiran n sikap positif

    tapi sampai kapan???

    lama-lama capek juga... ^^

    ReplyDelete
  6. pemerintah pandai berbohong tapi tidak pandai menipu :D

    ReplyDelete

Post a Comment

Popular Posts