Iklan vs calon konsumen

Jonox curhat pada sobatnya budix sambil "misuh-misuh" tak karuan karena parfum yang dibelinya tidak memberikan pengaruh sesuai iklan di tipi, malah lalat yang semakin banyak menempel mesra. Budix hanya tertawa mendengarkan curhatan sobatnya itu, kemudian dia berkata "loe sih kok terlalu mudah percaya iklan komersial". Tapi Jonox membela diri dengan polos "kalau iklan komersial itu isinya bohong semua, kenapa masih diperbolehkan  ?...

Obrolan diatas hanya fiksi semata, dan menyangkut pertanyaan Jonox, kenapa "bohong" seakan menjadi halal untuk aktifitas promosi, sehingga produsen seakan menghalalkan segala cara demi meraih keuntungan meskipun harus dengan membohongi konsumen atau masyarakat.

Tapi jika kita menelaah lebih jauh, apakah iklan komersial benar-benar bohong? tidak karena kata-kata yang mereka gunakan adalah kiasan atau bermakna ganda. Contoh "wanita akan nempel terus dengan memakai parfum ini" bila diartikan secara harfiah ada jaminan mutlak kalau semua wanita pasti tergila-gila kalau pria memakai parfum tersebut, namun bisa diartikan juga wanita suka dengan aroma parfumnya bukan dengan siapa yang memakainya.

Iklan memang tidak hanya menampilkan gambar tapi juga kata atau kalimat yang menarik. Pemilihan kata atau kalimat ini bukan hal yang mudah karena harus memperhatikan makna dan efek psikologis yang diharapkan dapat mempengaruhi calon pembeli. Dan kadangkala memang iklan harus "seperti" berbohong atau lebay agar calon konsumen menjadi penasaran dan akhirnya membeli produk tersebut :).

Sekarang semua kembali ke calon konsumen bagaimana menilai dan memahami suatu iklan komersial. Karena keputusan akhir (membeli) ada pada kita sendiri. Intinya bukan soal "percaya atau tidak" tapi "butuh atau sekedar ingin tahu". Semoga manfaat.

Comments

  1. salahnya kita kenapa bisa jadi salah persesi? bukankah udah dibilang picture can say more than a thousands words? huhuhuiiii...*kalo dagang yang jujur...itu lebih berkah... :DDD

    ReplyDelete
  2. Menarik sekali membaca dan melihat iklan baik di surat kabar, baliho, brosur, dan televisi. Model iklan yang cantik, ganteng dan 'menantang'. Pilihan kata-kata yang singkat, berkesan, mudah diingat dan menarik konsumen. Begitu 'kreatif' mereka menawarkan produknya. Sebagai konsumen tentunya kita harus bijak dalam menyikapinya. Teliti sebelum membeli. Salam blogger. Sukses selalu Sobat.

    ReplyDelete

Post a Comment

Popular Posts