Perusahaan Milik Universitas/Perguruan Tinggi (PMU/PMPT)

Badan usaha adalah kesatuan yuridis (hukum), teknis, dan ekonomis yang bertujuan mencari laba atau keuntungan. Badan Usaha seringkali disamakan dengan perusahaan, walaupun pada kenyataannya berbeda. Perbedaan utamanya, Badan Usaha adalah lembaga sementara perusahaan adalah tempat dimana Badan Usaha itu mengelola faktor- faktor produksi (sumber : wikipedia)

Terkait dengan badan usaha dan perusahaan, kita pasti masih ingat wacana beberapa tahun lalu tentang BHMN (Badan Hukum Milik Negara) dimana status perguruan tinggi negeri akan dirubah menjadi BHMN dengan tujuan untuk mencapai keunggulan kompetitif dari sumber daya yang ada di perguruan tinggi atau universitas. Namun perubahan itu ditentang oleh mahasiswa karena kuatir akan merubah PT atau Universitas menjadi ajang bisnis untuk kepentingan sepihak.

Terlepas dari masalah BHMN tersebut, mungkin akan lebih baik jika perguruan tinggi (negeri/swasta) bukan dirubah statusnya tapi diwajibkan memiliki badan usaha sendiri yang mandiri, Artinya diatasnamakan dan dimodali oleh PT atau Universitas yang bersangkutan. Badan usaha tersebut diprioritaskan untuk berkembang menjadi perusahaan bahkan Perseroan Terbatas (PT).

Sumber dayanya yaitu mahasiswa itu sendiri yang disesuaikan dengan jurusan masing-masing. Produk yang dihasilkan harus mempunyai nilai jual dan nilai guna yang dapat dimanfaatkan oleh masyarakat luas. Mungkin membuat panel surya dengan kaca biasa atau seng namun mempunyai kualitas yang sama hehehe, atau membuat inovasi-inovasi baru dengan bahan baku yang sederhana, dan sebagainya.

Bagi mahasiswa selain belajar secara teori dan praktek tapi juga sekaligus menciptakan sesuatu yang berguna dari segi ilmu dan teknologi. Artinya kedepan lulusan universitas tidak perlu pusing mencari kerja lagi tapi mereka sudah punya perusahaan sendiri.

Seperti kita ketahui ada banyak hal yang bisa kita manfaatkan dan hasilkan dari hal-hal yang sederhana, seperti contoh saja sampah baik itu organik dan non organik. Selama ini pengolahan dan pemanfaatannya lebih banyak dilakukan oleh pihak swasta dan itupun mereka masih kewalahan. So akan lebih baik jika mahasiswa jurusan tertentu dibantu oleh universitas mencari dan menemukan alat khusus yang bisa mengolah sampah menjadi barang yang bernilai jual.

Mungkin waktu dan modal menjadi kendala, tapi itu semua seharusnya bisa diatasi karena rata-rata kampus sudah punya modal berupa lab-lab khusus dan mengenai waktu itu bisa diatur karena waktu "nganggur" mahasiswa itu lebih banyak daripada jam kuliahnya :). 

Yah ini hanya pemikiran pribadi saja karena setelah lulus kuliah baru sadar jika ilmu selama kuliah yang terpakai hanya kurang lebih 10 % saja di dunia kerja. artinya harus diakui kalau kuliah "sebenarnya" hanya untuk meraih gelar dan wawasan saja :). Semoga manfaat.

Comments

  1. Ide .. yang baik ....

    Pernah membaca mengenai konsep "teaching Factory" atau Teaching Industry" ???... kira kira .. mirip lah ....

    ReplyDelete

Post a Comment

Popular Posts