Para Pencari Tuhan

Sinema elektronik menjadi andalan banyak stasiun televisi untuk meraih banyak sponsor karena dipastikan  akan menyedot banyak penonton setia. Kesukaan dan kesetiaan para pecinta sinetron tersebut sungguh bisa dikatakan sebagai suatu hal yang menyedihkan. Bagaimana tidak, jalan cerita yang tidak mendidik dan membodohi malah menjadi daya tarik bagi penonton :). Belum lagi ucapan Assalamu'alaikum yang terlalu dipaksakan hingga entah itu orang jahat atau orang baik pasti tidak lupa mengucap salam, sungguh luarbiasa jika di dunia nyata ada yang seperti itu.

Tapi untungnya di bulan puasa ini, ada satu sinetron yang benar-benar berkualitas yaitu Sinema Para Pencari Tuhan (PPT) yang ada hanya setiap bulan Ramadhan. Cerita yang disajikan di PPT sederhana namun mewakili banyak simbol manusia dan permasalahan nyata di dalam kehidupan.

Ada simbol penguasa yang digambarkan sebagai Pak RW dan Stafnya, Ada simbol pahlawan tanpa tanda jasa yang digambarkan sebagai penjaga musollah yang sudah tua namun akhirnya harus tersisih karena dianggap tidak mampu meramaikan masjid, Ada simbol ulama yang digambarkan dengan dilema seorang ustad kampung terhadap kepentingan umat dan kebutuhan keluarga, serta banyak simbol lain yang sangat sesuai dengan kenyataan.

Selain itu dialog-dialog yang disampaikan, sangat manusiawi sekali cara penyampaiannya. Ada serius, tertawa, menangis namun bisa mengarahkan ke tujuan dengan cara yang tidak mengajari atau merasa paling benar. Intinya PPT adalah contoh sinetron yang berkualitas dan pantas untuk ditonton.  Sukses buat PPT moga kedepan akan terus konsisten dengan kesederhanaan dan ketulusan dalam menyampaikan pesan , seperti hal puisi dibawah ini :).

Orang bawah
Dianggap tak berguna
Jasa terlupa
Kalah oleh penguasa 

Masa depan tak ada yang tahu
Maka niat baik janganlah ditunda :)

Comments

  1. Memang aku jg bosen kalo liat sinetron yg kisah nya terlalu di buat2 dan di besarkan..Gak sesuai ama kehidupan nyata

    ReplyDelete
  2. satu satunya sinetron Indonesia yang saiia suka kang :)

    ReplyDelete
  3. saya juga pecinta flmnya dedi mizwar,
    sekarang malh banyak flm islam ,dilihatv dari judl flmnya aja udah aneh,..

    ReplyDelete

Post a Comment

Popular Posts