Oct 22, 2011

Kekuasaan Tertinggi di Tangan Rakyat

Runtuhnya kekuasaan Khadafi dengan dengan kematian beliau ditangan rakyatnya sendiri sungguh suatu akhir yang tragis. Semua itu menunjukkan jika "kekuasaan tertinggi" yang sesungguhnya adalah ditangan rakyat. Hal ini yang seharusnya disadari oleh para pemimpin, terlepas dari bagaimana cara dia memimpin.

Kematian Khadafi sekaligus menunjukkan "keberhasilan" pihak tertentu dalam mengurangi "musuh besar" mereka :). Dimulai dari kematian Shadam Husein dengan kehancuran Irak, Mesir dan sekarang Libya. Seperti kita ketahui, Irak hancur lebur di bombardir dengan alasan-alasan yang dibuat, sekarang Mesir dan Libya hancur tapi bukan dengan bom namun dengan memanfaatkan rakyat untuk menghancurkan para pemimpin mereka.

Rakyat memang memegang kekuasaan tertinggi di suatu negara namun inilah yang sering dimanfaatkan "musuh" karena rakyat sangat mudah dipengaruhi dan diprovokasi apalagi jika pemimpin mereka termasuk golongan tangan besi. Maka dari itu menjadi seorang pemimpin harus bisa membuat percaya rakyatnya, bukan soal kepuasan karena itu tidak mungkin tapi paling tidak bisa dipercaya baik itu ucapan dan perbuatan. 

Menjadi rakyat juga tidak mudah karena kekuasaan tertinggi itu hanya dapat terwujud jika semua rakyat bersatu, dan menyatukan visi dan misi setiap orang bukan perkara mudah karena tidak cukup hanya berdasarkan nama baik atau ketenaran seseorang karena ada hal lain yang bisa membuat orang mau mengikuti apa keinginan kita yaitu uang :).

Artikel Terkait opini

1 comment: