Kondom vs Aids
Tanggal satu kemarin adalah peringatan
hari AIDS sedunia. Seperti kita ketahui penyakit ini tidak
hanya diderita oleh orang dewasa tapi juga anak-anak yang tertular dari
orang tua mereka sendiri. Dan sampai sekarang belum ditemukan obat yang
ampuh untuk menyembuhkan penyakit ini.
Seperti yang kita ketahui HIV (Human Immunodeficiency Virus) adalah Virus penyebab AIDS, HIV terdapat di dalam cairan tubuh seseorang yang telah terinfeksi seperti di dalam darah, air mani atau cairan vagina. Sebelum HIV berubah menjadi AIDS, penderitanya akan tampak sehat dalam waktu kira-kira 5 sampai 10 tahun. Walaupun tampak sehat,
mereka dapat menularkan HIV pada orang lain melalui hubungan seks yang
tidak aman, tranfusi darah atau pemakaian jarum suntik secara
bergantian.Sedangkan AIDS (Acquired
Immune Deficiency Syndrome) adalah sindroma menurunnya kekebalan tubuh
yang disebabkan oleh HIV.(dari berbagai sumber)
Pemerintah Daerah sendiri sudah memberlakukan Peraturan Daerah untuk masalah HIV AIDS ini, contohnya Pemda Sumsel yang menetapkan Perda
No.15 tahun 2001 tentang penanggulangan HIV dan AIDS sejak tanggal 2
November lalu.
Karena prilaku seks bebas sulit
dikendalikan maka kondom menjadi senjata utama untuk pencegahannya :).
Kalau dinalar memang pemakaian kondom ini seperti buah simalakama, satu
sisi mencegah namun sisi lain berkesan seperti "mengesahkan" prilaku
seks bebas :).
Mungkin karena kebutuhan seks termasuk HAM maka tidak ada PerDa, PerPres atau bahkan UU khusus yang melarang orang untuk tidak melakukan seks bebas :). Intinya semua orang tahu resiko dari perbuatan tersebut, yang penting adalah mencegah agar orang lain tidak sampai tertular penyakit itu, inilah yang harus benar benar diperhatikan oleh pihak-pihak terkait. Semoga manfaat.

0 komentar:
Post a Comment