Pilih SMK atau Kuliah (S1)

Melihat keberhasilan siswa SMK di Semarang yang bisa membuat mobil dan siswa SMK di Jakarta yang juga bisa membuat pesawat terbang paling tidak telah membuktikan jika suatu pencapaian itu tidak dapat diukur dari tingkat pendidikan yang diperoleh seseorang.

Dalam hal ini dari pencapaian tersebut akan menimbulkan suatu pertanyaan sekaligus tantangan, ditingkat SMK saja bisa membuat yang seperti itu, sekarang apa yang seharusnya bisa dihasilkan oleh mahasiswa atau sarjana ?

Satu pertanyaan retoris sebenarnya :), tapi melihat perkembangan yang ada sekarang terutama dari sisi jumlah pengangguran tertinggi adalah dari tingkat sarjana, artinya bisa dikatakan kuliah itu hanya menciptakan "persaingan" dalam hal calon pengangguran. Secara lebih anarkis mungkin boleh dikatakan "kuliah itu tidak perlu".


Benarkah ? tentu saja tidak, karena kita tidak bisa menilai sesuatu dari satu sisi saja. Tujuan dari SMK adalah untuk membina dan mengarahkan siswanya agar menguasai bidang tertentu dari segi teori dan praktek sehingga mereka dapat menjadi pekerja yang handal. 

Sedangkan kuliah adalah untuk membentuk mahasiswa agar dapat menguasai bidang tertentu baik secara teori dan praktek sehingga diharapkan mereka dapat menciptakan atau merencanakan sesuatu dan dapat menjadi penggerak, mengarahkan serta mengontrol  agar sesuatu yang diciptakannya atau yang menjadi tanggungjawabnya dapat terlaksana dengan baik. 

Jika boleh disederhanakan dan disesuaikan dengan standar tugas manajemen (POAC), tugas utama seorang sarjana (S-1) itu terdiri dari empat bidang yaitu Perencanaan, Pengorganisasian, Pelopor/Penggerak (actuating) dan Pengawasan. Nah sayangnya yang terjadi sekarang ini notabene lulusan perguruan tinggi masih terbatas pada "perencana" atau juga hanya sebatas sebagai organisator bahkan hanya bisa menjadi pengontrol atau pengawas tanpa ada aplikasi nyata.

Memang semua itu tidak terlepas dari kondisi yang ada, baik itu dari segi perhatian pemerintah ataupun pihak perguruan tinggi yang terkait. Saya yakin semua lulusan sarjana punya banyak "rencana" atau ide di benaknya tapi apa daya untuk mengaplikasikannya sering terkendala oleh kurangnya kesempatan ataupun dana yang cukup serta beribu alasan lain :).

Tapi pada dasarnya, semua pencapaian atau keberhasilan itu (menurut orang-orang yang telah sukses) sangat tergantung dari diri kita sendiri terlepas dari faktor-faktor lain yang mempengaruhi. Karena betapapun banyaknya kesempatan ataupun besarnya modal yang kita miliki tak akan ada arti jika kita tidak punya kemauan yang kuat untuk maju. Semoga manfaat.





Comments

  1. kalo aq sih mendingan SMK...
    Kuliah S1 belum tentu bisa bikin mobil kaya mobil esemka hehehe

    ReplyDelete

Post a Comment

Popular Posts