Program Rumah Murah (Bukan rumah-rumahan)

Program rumah murah khusus untuk masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) yang merupakan bagian dari program FLPP (Fasilitan Likuiditas Pembangunan Perumahan) adalah program pemerintah yang sangat mulia. Namun sayangnya (seperti biasa) selalu masih ada banyak kendala yang menjadi penghambat :).

Seperti yang dikutip dari yahoo!news, Asosiasi Pengembang Perumahan dan Pemukiman Seluruh Indonesia (Apersi) berencana untuk menggugat "class action" pemerintah terkait kekisruhan FLPP yang tidak kunjung usai. Ini terjadi karena kucuran dana dari Kementerian Perumahan Rakyat masih tertunda hingga kini.

Sebelum lebih jauh, akan dijelaskan dulu apa itu FLPP, sebagai berikut : (sumber :Makalah presentasi kebijakan FLPP by Iwan Nuranto)

# Tujuan FLPP adalah Menyediakan fasilitas pembiayaan dalam rangka perolehan/pemilikan rumah sejahtera dengan tingkat bunga/marjin yang terjangkau dan tetap sepanjang masa pinjaman (fixed rate mortgage).

# Skema FLPP :
  • Tujuan dari pemanfaatan dana FLPP yang berasal dari Pos Pembiayaan APBN adalah untuk menciptakan pembiayaan perumahan yang lebih murah sehingga terjangkau oleh MBR yang diwujudkan dengan pembiayaan perumahan dengan suku bunga/marjin yang lebih murah bila dibandingkan dengan suku bunga pasar.
  • Ruang lingkup pembiayaan perumahan yang akan dilayani oleh dana FLPP ini meliputi pembiayaan untuk pembangunan maupun pemilikan rumah sejahtera, baik rumah tapak tapak maupun satuan rumah susun.
  • Dalam pelaksanaannya dana FLPP dicampur dengan dana pihak ketiga (DPK)/ yang dikelola perbankan melalui Bank Pelaksana dengan proporsi tertentu sehingga menghasilkan suku bunga gabungan yang bersarnya dipertahankan pada satu digit atau <10%.
# Persyaratan KPR FLPP :
  • KPR Sejahtera Murah Tapak dan KPR Sejahtera Syariah Tapak diperuntukkan bagi MBR dengan penghasilan paling banyak Rp. 2.000.000,00
  • KPR Sejahtera Tapak dan KPR Sejahtera Syariah Tapak diperuntukkan bagi MBR dengan penghasilan paling banyak Rp. 2.500.000,00
  • KPR Sejahtera Susun dan KPR Sejahtera Syariah Susun diperuntukkan bagi MBR dengan penghasilan paling banyak Rp. 4.500.000,00
  • Belum pernah memiliki rumah
  • Belum pernah menerima subsidi perumahan
  • Mempunyai NPWP dan Menyerahkan copy Surat Pemberitahuan (SPT) Tahunan Orang Pribadi
Demikian tadi sedikit ringkasan tentang FLPP, terkait dengan itu di daerahku sendiri program rumah murah sudah menjadi prioritas oleh Pemda Setempat bahkan sudah terealisir sejak setahun ini dan siap huni. Tapi sayangnya perumahan tersebut bisa dikatakan "tidak layak" ditempati oleh keluarga, kecuali kalau memang niat awalnya untuk anak kos hehehehe.


Ketidaklayakan tersebut meliputi  :

- Lokasi diatas rawa-rawa
- Belum ada fasilitas air bersih ataupun listrik
- Ukuran rumah yang sangat kecil  (mirip rumah burung hehe)


So tidak heran jika sampai sekarang, tidak ada seorang "rakyat kecilpun" yang mau menempati fasilitas tersebut. Sehingga rumah-rumah mungil itu sekarang menjadi rumahnya jin, serangga n burung hehehe. Sayang memang, tapi sepertinya hal-hal seperti ini sudah menjadi ciri khas negeri ini.

Comments

  1. sepertinya program ini sangat di butuhkan oleh orang yang kurag mampuh,,

    ReplyDelete
  2. lha ini mah namanya gak niat bantu rakyat kecil.

    ReplyDelete

Post a Comment

Popular Posts