Standar Ujian Nasional (Sudah adilkah?)

Ada banyaknya kecurangan yang terjadi saat Ujian Nasional yang berlangsung memang bisa dikatakan sesuatu yang biasa dan sangat mungkin terjadi. Memang nilai kejujuran itu sangat berarti, dan harus dibina sejak usia dini. Tapi kejujuran itu akan sulit dipertahankan ketika ada tuntutan yang sangat besar sedangkan kemampuan diri setiap orang tidak sama. 

Seperti halnya Ujian Nasional dimana standar kualitas soal disamaratakan, padahal kualitas pendidikan sekolah di seluruh Indonesia belum sama. Terutama yang didaerah-daerah terpencil atau sekolah-sekolah non unggulan yang sarana dan prasarana pendidikannya masih ala kadarnya. Artinya Ujian Nasional saat ini sama sekali belum mencerminkan sila kelima Pancasila yaitu "Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia".


Hal ini jugalah yang menyebabkan lemahnya pengawasan terhadap peserta ujian. Bukan karena para pengawas tidak bertanggung jawab tapi mereka menyadari jika arti kelulusan seorang siswa bukan hanya berarti bagi sekolah tapi juga bagi siswa itu sendiri. 

Terutama bagi siswa yang kurang mampu dan mempunyai tingkat kecerdasan biasa saja, dimana waktu belajar mereka seringkali harus dilewati demi membantu orangtuanya mencari nafkah dan sebagainya. Bayangkan betapa susahnya orang tua jika anaknya tidak lulus yang berarti harus banting tulang lagi mencari uang untuk biaya sekolah.

Faktor keterbatasan kemampuan finansial dan kecerdasan ini yang kadang tidak diperhatikan oleh pemerintah pusat. Mereka sibuk membuat aturan tanpa mempedulikan semua itu. Padahal tiap daerah sudah punya hak otonomi daerah yang bertujuan agar daerah tersebut bisa lebih fokus membangun daerahnya. Dan hak ini seharusnya digunakan juga dalam menentukan standar Ujian Nasional yang layak bagi daerah itu berdasarkan kualitas pendidikan yang ada.

Tapi beginilah Indonesia, Pancasila hanya menjadi seremoni mingguan saat upacara bendera di senin pagi :). Meskipun harus diakui jika bicara tentang ketidakadilan adalah sesuatu yang manusiawi artinya akan selalu ada dan dirasakan selama manusia itu punya rasa dan keinginan. Kalau begitu mari berdoa saja semoga adik-adik yang sedang ikut UN bisa lulus semua dengan nilai terbaik...amiiin.
 

Comments

  1. tapi begitulah adanya dunia pendidikan kita sekarang..

    ReplyDelete
  2. mengenai ujian nasional, saya mah udah pasrah! menteri pendidikan udah dikasih saran ini itu tetep ga denger!! bayangkan? udah sekolah susah, cari kerja pun kelak susah! kasian anak2 sekarang..

    ReplyDelete
  3. ujian nasional itu emang selalu jadi pembicaraan yg dilematis , udah bingung harus gimana lg .
    tuntutan pemerintah tidak sesuai dengan fasilitas yg ada..

    ReplyDelete

Post a Comment

Popular Posts