Community image (Pengaruh dan Dampak)

Bicara tentang image (pandangan) seorang individu atau kelompok terhadap sesuatu (produk/kepribadian, etc) memang sangat menarik. Menarik disini maksudnya ada banyak pandangan yang sangat beragam dan khas berdasarkan apa yang dirasakan atau dilihat oleh mereka berdasarkan tingkat pengetahuan yang mereka miliki. 

Seperti halnya pandangan orang terhadap Lady Gaga dimana ada banyak pro dan kontra. Entah itu yang suka ataupun tidak pasti punya pandangan tersendiri dan semua itu harus kita hargai :). Yang lebih penting lagi penilaian itu bukan berdasarkan "katanya" orang lain tapi dari persepsi kita sendiri yang berasal dari pengalaman pribadi.

Namun disini warcoff ingin membahas tentang identitas atau pandangan umum terhadap suatu kelompok (community image). Salah satunya dari pengalaman warcoff, dimana nenek atau orang-orang tua seringkali mempunyai pandangan tersendiri pada suku-suku tertentu. Contohnya sebaiknya jangan menikah dengan wanita dari suku A karena mereka itu materialistis, atau jangan menikah dengan wanita dari suku B karena mereka akan menguasaimu dan sebagainya.

Pandangan-pandangan seperti ini biasanya berasal dari pengalaman pribadi mereka sendiri, orang lain ataupun dari orang-orang tua mereka terdahulu. Artinya bisa dikatakan sebagai pandangan "turun temurun". Namun pandangan-pandangan seperti ini biasanya bukan dilatarbelakangi kebencian atau permusuhan terhadap kelompok/suku tersebut tapi lebih ke "peringatan" yang sifatnya elastis meski kadang ada juga yang tegas atau sangat dilarang.

Terlepas dari benar tidaknya pandangan-pandangan tersebut, secara tidak langsung sangat mempengaruhi kita dalam menilai kepribadian seseorang. Dan disadari atau tidak memang kadang kita merasa ada benarnya pandangan tersebut, baik itu dari pengalaman pribadi atau juga orang lain :).

Walaupun kita semua tahu jika tidak bisa menilai kepribadian seseorang hanya karena dari pandangan tersebut atau menyimpulkan kalau semua orang-orang dari suku tertentu mempunyai kepribadian seperti itu.  Karena sifat A atau B bisa dimiliki oleh semua orang dari suku dan bangsa manapun :).

Intinya community image semacam ini bukanlah tolak ukur baku terhadap kepribadian atau karakter individu atau kelompok tertentu. Dan jika dikembangkan bisa mengarah ke ranah yang lebih luas dimana kita tidak bisa berpatokan secara gamblang pada suatu pendapat yang berdasarkan dari pandangan secara umum dalam menilai sesuatu.  

Dan community image semacam ini cukuplah menjadi salah satu pertimbangan agar supaya kita lebih mawas diri untuk mengkoreksi kekurangan kita sendiri jadi bukan untuk menilai orang lain. Semoga manfaat.

Comments

  1. ya semua tergantung orangnya sih. gak bisa diliat dari suku apa

    ReplyDelete
  2. Community image mungkin bagian dr antropologi budaya ya. Tapi memang menjadi tdk bijak jika seseorang memandang orang lain dg perspektif ini saja. Berisiko utk heterogenitas yg kita junjung tinggi

    ReplyDelete

Post a Comment

Popular Posts