Pengguna Internet di Indonesia

Pengguna internet aktif di Indonesia sudah mencapai diatas 45 juta pengguna. Di luar angka pengguna aktif ini, tercatat ada jutaan lagi yang menggunakan internet tidak rutin. Guna meningkatkan jumlah pengguna internet aktif Pemerintah terus berupaya meningkatkannya.

Salah satunya dengan program Indonesia pintar dimana saat ini sudah 5.748 kecamatan di Indonesia telah tersambung dengan internet. Pemerintah memfokuskan pembangunan jaringan internet di daerah terpencil melalui program perintis yang dibiayai dengan anggaran negara. (sumber http://kominfo.go.id)

Program Indonesia pintar itu salah satunya program internet masuk desa yang sebenarnya ditargetkan tuntas pada tahun 2010 lalu, namun seperti biasa masih jarang program pemerintah terutama yang "murni" menggunakan anggaran negara bisa berjalan sesuai target hehe.

Bicara keinginan pemerintah untuk meningkatkan jumlah pengguna internet aktif menurut warcoff harus dipertimbangkan lagi terutama terhadap dampak negatif dari internet tersebut. Lihat saja dengan jumlah pengguna aktif sebesar 46 juta pemerintah sudah kewalahan mencegah dan menangani kejahatan yang terjadi di dunia internet.

Baru beberapa kasus yang bisa diungkap dan beberapa wujud ketegasan pemerintah dalam menegakkan undang-undang ITE dan hak cipta. Itupun hanya kasus-kasus yang sangat menarik perhatian masyarakat, salah satunya penangkapan penebar foto Sukhoi palsu dan pemblokiran 20 situs unduhan lagu ilegal.

Bisa jadi niat menginternetkan seluruh negeri akan menjadi bumerang, apalagi tanpa program khususpun sebenarnya internet akan berkembang dengan sendirinya seiring jumlah pemakai HP yang semakin banyak.

Dan memang salah satu Efek positif dari pemerataan internet adalah semakin mudahnya masyarakat menerima atau berbagi informasi tanpa dibatasi jarak dan waktu. Tapi ada satu yang dilupakan oleh pemerintah yaitu "kebiasaan" dari penduduk desa.

Seperti yang pernah dialami seorang teman yang menjadi akselerator program pemerintah di suatu desa, dimana fasilitas yang telah disediakan oleh pemerintah seperti komputer tidak digunakan sebagaimana mestinya. Bukan karena mereka tidak mau belajar tapi ada hal lain yang lebih penting bagi mereka daripada "mengetik dengan komputer" yaitu bertani atau berkebun.

Pola pikir inilah yang sulit dirubah dan kebiasaan itu tidak bisa disalahkan karena itu adalah pekerjaan utama mereka. Mungkin inilah yang menjadi salah satu kendala pemerintah menuntaskan program tersebut. Jikapun sasaran program itu adalah para generasi muda, tentu harus diiringi dengan sosialisasi berkesinambungan tentang efek negatif dari internet agar tujuan yang dicapai tidak melenceng menjadi perusakan moral daripada generasi muda di desa-desa yang dituju. Semoga manfaat.

Comments

  1. ya, mesti ada sosialisasi yang konstruktif mengenai internet di pedesaan. bahwa instrumen ini bakalan membawa kemajuan di bidang pertanian.

    ReplyDelete

Post a Comment

Popular Posts