Aku akan menikahimu (Modus Penipuan)

Beberapa waktu lalu warcoff baca di koran tentang modus penipuan melalui jejaring sosial, dimana seorang wanita muda berusia sekitar 25 tahunan di suatu daerah, telah ditipu hingga puluhan juta gara-gara dijanjikan akan dinikahi oleh sang penipu.

Kronologisnya kurang lebih seperti ini, awalnya mereka kenalan melalui jaringan sosial, si penipu mengaku seorang polisi dengan foto profile yang ganteng dan keren hingga si wanita akhirnya tertarik padanya. Sampai suatu saat si penipu bilang bahwa dia akan pindah ke kotanya si cewek dan ingin segera menikahinya, namun dia butuh uang untuk mengurusi kepindahan itu. Entah apa karena sudah jatuh cinta, si cewek akhirnya mengirimi uang tersebut pada si penipu bahkan sampai dua kali.

Si cewek sadar setelah si penipu menghilang tanpa jejak hingga akhirnya dia melaporkan ke pihak kepolisian, namun sudah terlambat karena si pria plus uang yang telah dikirim raib entah kemana :).

Melihat kejadian itu warcoff pikir hanya kerap terjadi di dunia maya. Namun ternyata jenis penipuan seperti itu tidak hanya terjadi melalui dunia maya, meskipun bahan untuk menipu mereka dapatkan juga dari dunia maya.

Contohnya seperti yang dialami kakak sepupu warcoff baru-baru ini. Ceritanya seperti ini, kakak sepupu warcoff (cewek) adalah seorang wanita dewasa mapan tapi belum menikah, nah suatu hari ada yang telepon ke rumahnya mengaku sebagai teman dari paman yang punya niat ingin menjodohkan kakak sepupu tersebut dengan seorang temannya, hingga dia minta no hp kakak sepupu warcoff tersebut.

Singkat cerita, diberikanlah no hpnya, lalu kemudian si calon yang akan dijodohkan tersebut mulai menelepon kakak sepupu warcoff, berkenalan dan saling bertukar data dan foto. Si penipu mengirimkan fotonya, dengan sosok pria berkacamata usia 40 an, berwajah karismatik dan cukup tampan :).

Si calon mengaku seorang dokter yang bekerja di Sorong, namun karena kesibukan dia belum mendapatkan calon istri. Hebatnya dia bilang kepada kakak sepupu warcoff tersebut, jika hatinya bertambah yakin setelah mendengar suara, melihat foto kakak sepupu warcoff bahkan setelah dia sholat istikarah, bahwa kakak sepupu warcofflah calon istri yang didambakannya selama ini (gileee hehe).

Puncaknya dia bilang akan pindah tugas ke daerah kami, dan sudah membeli rumah disalah satu perumahan mewah disini sekaligus ingin melamar kakak sepupu warcoff tersebut. Dan dia bilang "akan" mengirimkan uang sebesar 350 juta ke rekening kakak sepupu itu sebagai DP uang muka rumah yang akan dibeli.

So pada hari keberangkatannya dari dari tempat tugasnya itu, tiba-tiba si penipu menelpon ke kakak sepupu, dia bilang begini "dik maaf tadi saya ditelepon notaris yang mengurusi pembelian rumah, dan mereka minta untuk menyediakan uang sebesar 9.5 juta segera sebagai tanda jadi. Nanti mereka akan kerumah adik, jadi tolong adik kasihkan dulu uang sebesar itu agar urusan ini segera beres".

Mendengar permintaan itu, spontan kakak sepupu warcoff merasa heran dan mulai curiga. Segera dia bilang kalau dia tidak punya uang sebesar itu dan akhirnya si penipu sepertinya sadar kalau korbannya sudah mengetahui belangnya dan tidak lagi menelepon. Tapi hebatnya ketika adiknya mengontak no hp si penipu masih diangkatnya dan mau diajak ngobrol, sepertinya dia yakin tak akan terlacak melalui no tersebut. Terlihat disitu jika dia sudah biasa melakukan penipuan dengan cara seperti itu.

Adiknya juga telah melacak identitas foto dari si penipu, dan ternyata foto yang dia pakai adalah foto seorang dokter asli yang diambil oleh penipu dari dunia maya. Kasihan si dokter, fotonya telah digunakan orang lain untuk menipu. Dari kasus diatas ada banyak pelajaran yang kita dapatkan, antara lain :
  • Jangan terlalu mudah percaya pada orang lain yang baru dikenal hanya dari melihat foto atau status perkerjaannya
  • Jangan terlalu mudah memberikan no hp saudara, teman, etc pada orang lain yang tidak kita kenal atau mengaku-ngaku kenal dengan saudara kita yang lain
  • Jangan terlalu narsis dengan foto-foto pribadi kita sehingga banyak di taruh di dunia maya, karena rentan digunakan oleh orang lain untuk dijadikan bahan tipuan mereka
  • Hati-hati menaruh alamat rumah lengkap di media internet karena memudahkan para penipu untuk mengetahui no telepon rumah kita.

So dari semua itu intinya kita harus senantiasa waspada, tapi bukan berarti harus mencurigai setiap orang yang baru kita kenal :). Semoga manfaat.

Comments

  1. iya, good banget. muatan pesannya bagus.
    yang bullet ke-4 tu yang suka bikin kita kecolongan.

    memang begitu ya seharusnya, jangan gegabah dalam pergaulan, apalagi di dunia maya. dampaknya bisa mengerikan.

    ReplyDelete

Post a Comment

Popular Posts