Percepatan Penerapan PKB (Penganggaran Berbasis Kinerja)

Membaca berita di Yahoo tentang rencana Kementerian Keuangan yang akan mencanangkan Gerakan Nasional Percepatan Penerapan Penanggaran Berbasis Kinerja pada pemerintah pusat pada 2013. Evaluasi percepatan pelaksanaan Penganggaran Berbasis Kerja (PBK) sebagai salah satu langkah tindak lanjut pengembangan reformasi perencanaan dan penganggaran.

Penganggaran Berbasis Kerja (PBK) adalah pendekatan dalam penyusunan anggaran yang dilakukan dengan memperhatikan keterkaitan antara keluaran dan hasil yang diharapkan, termasuk efisiensi dalam pencapaian hasil dan keluaran.

Pelaksanaan PBK lebih lanjut akan diarahkan ke metode Let the managers manage yaitu suatu cara pengelolaan keuangan negara yang memberi kewenangan kepada manajer-manajer pengelola pemerintah untuk menggunakan anggaran secara efisien dan semua itu harus didasari dengan Performance based budgeting yang akan menjadi suatu pegangan mengarah kepada kualitas belanja.

Warcoff tertarik membahas tentang ini, karena sewaktu kuliah dulu sempet belajar manajemen keuangan meski cuma dapat nilai C hehe. Yang menarik adalah kenapa metode seperti itu baru mau "akan" diterapkan di sini ????.

Lalu selama ini sistem dan metode apa yang diterapkan ? sehingga banyak terjadi penyalahgunaan anggaran bahkan jabatan yang berdampak pada korupsi, nepotisme, etc. Semua itu telah menjadi bagian abadi dalam sistem saat ini.

Kemudian apakah dengan penerapan sistem dan metode diatas secara menyeluruh, akan menjamin "kelancaran" terlaksananya suatu anggaran kerja yang telah ditetapkan ? berhubung warcoff bukan ahli keuangan biarlah jawaban dari pertanyaan diatas menjadi pertanyaan retoris saja hehe.

Sebagai orang awam, warcoff memandang pemerintah khususnya kementrian keuangan terlalu optimis dengan rencana percepatan tersebut. Sedangkan banyak negara maju dalam menerapkan sistem dan metode itu butuh waktu yang cukup panjang. Nah kita yang baru mulai dan belajar sudah mencanangkan "percepatan" penerapan pada tahun 2013 nanti.

So sesuatu yang menggunakan sistem "karbitan" pasti akan menghasilkan hasil yang tidak maksimal, tapi sepertinya sudah menjadi tradisi negeri ini sehingga tak heran, konsep dan perencanaan yang secara teori sangat bagus akan menjadi sia-sia hingga akhirnya menjadi setumpuk file sejarah :). Semoga manfaat.

Comments

  1. ada suatu departemen yang sedemikian melesat meninggalkan departemen lainnya dalam reformasi dan kinerjanya. itu yang membuat tidak sinkron. malah overlapping. memang jika kebijakan tidak terpadu, resikonya jadi kemana-mana ya Mas.

    ReplyDelete
  2. yang karbitan pasti tak akan mendatangkan hasil yang maksimal. tapi kalo nggak dimulai, kapan lagi kita akan melaksanakannya bukan.. yang penting, rintisan kementerian ini mestinya diimbangi oleh kementerian lainnya. biar hasilnya rata dan menyeluruh.

    ReplyDelete
  3. saya dua kali komen di sini koq nggak muncul ya Mas.. jangan2 di kotak SPAM deh..

    ReplyDelete
  4. waduuh, kalau memang tidak ada persiapan seperti itu toh ya jangan diterapkan -__- buang2 tenaga, usaha, dan biaya saja

    ReplyDelete
  5. masalahnya kalo kementerian keuangan stel kenceng buat kinerja dengan spirit baru, tapi kalo kementerian lain masih santai-santai saja, ya jadinya overlapping. anggaran tak terserap dengan baik, proyek banyak terbengkelai, dan dana jadi tidak efisien digunakan.
    harusnya sinkron nih, semua bergerak bersama. maka pembangunan yang menyeluruh dapat terwujud.

    ReplyDelete

Post a Comment

Popular Posts