Kabut Asap (Dampak dan Akibat)

Kabut asap masih menjadi “sahabat setia” di setiap musim kemarau di Sumatera dan Kalimantan. Ditempatku kabut asap akan sangat jelas terlihat dikala pagi tiba dan saat ini sudah mulai membikin mata perih dan bahkan sudah menganggu jadwal penerbangan pesawat.

Sebenarnya kabut seperti ini sudah ada sejak dulu, bedanya kalau dulu bukan karena kebakaran hutan tapi kabut yang berasal dari proses alami sehingga pekatnya kabut dulu tidak membahayakan kesehatan dan suasana pagi subuh yang berkabut menimbulkan kesan eksotis yang sulit dilupakan hehe.

Jika kita melihat luasnya hutan ataupun daerah rawa/gambut yang kering di Sumatera ataupun Kalimantan memang sangat sulit untuk memantau ataupun mencegah terjadinya kebakaran.

Tapi masalah kabut asap saat ini, seharusnya tidak perlu terjadi lagi jika saja pemerintah setempat sudah melakukan suatu tindakan pencegahan saat awal musim kemarau. Salah satunya dengan menyiapkan petugas khusus untuk memantau daerah yang rawan kebakaran.

Jikapun butuh tenaga yang banyak itu bukan masalah, ada banyak pencari kerja saat ini yang mau bekerja apa saja. Tentu harus ada pelatihan khusus dari pemerintah. Semua ini tentu saja butuh biaya, tapi nilainya sangat kecil jika dibandingkan dengan kerugian yang terjadi bila sudah terbakar luas seperti ini.

Apalagi saat ini perubahan musim dan cuaca sudah sulit untuk diprediksi, contoh sederhana saja, warcoff kadang bingung kapan sebenarnya musim hujan dengan kemarau, karena sudah tidak pasti lagi, kapan saat musim hujan dan kapan saat musim kemarau .

Perubahan musim dan cuaca ini tentu akan semakin parah dengan ditambah oleh kabut asap yang otomatis membuat bumi semakin panas dan efek rumah kaca akan semakin meluas. Kita yang hidup di abad ini tentu belum akan merasakan akibat terburuknya tapi generasi kita nantilah yang menjadi korbannya.

So pemerintah terkait sudah saatnya untuk benar-benar serius menangani masalah kabut asap ini, agar musim kemarau selanjutnya tidak terulang kembali. Dan bagi kita yang tinggal didaerah rawan kebakaran juga harus lebih waspada dan berhati-hati, paling tidak tidak membakar sampah atau membuang puntung rokok sembarangan. Semoga manfaat

Comments

  1. kesadaran manusia khususnya laki-laki untuk tidak membuang puntung rokok secara sembarangan sangat diharapkan sob.. kalau ngarepin pemerintah trus, saya yakin kagak bakal terjadi deh... hihihihihi

    nice post and keep blogging :D

    ReplyDelete
  2. Kok bisa sampai kebakar gitu ya hutannya? ya semoga ada penanganan cepat dari pemerintah setempat.

    ReplyDelete
  3. saya ikut prihatin dengan keadaan ini Mas. kalo berlangsung lama, jelas amat sangat membahayakan kelangsungan hidup kita bersama.

    yang bikin kesal, penyebab awal kabut asap itu, yaitu ulah segelintir manusia egois, tak pernah tersentuh hukum. padahal itu pidana banget lho.

    ReplyDelete
  4. ya jgn suka bakar sampah seenaknya. lha semalam aja di kompleks rumahku ada yg bakar sampah.kirain ada yg kebakaran. udah was was aja.

    ReplyDelete
  5. @Mas Zach : itu dia biang kerok yg sebenarnya mas, sayang mereka dilindungi oleh kebijakan pemerintah sendiri hehehe

    ReplyDelete

Post a Comment

Popular Posts