Kenaikan Pangkat (Wakil dihilangkan)

Melihat iklan dari salah satu produk rokok dengan tema tentang anggota DPR yang ribut "meminta pada jin" untuk naik pangkat dengan menghilangkan "kata wakil" sungguh menarik dan cerdas.

"Kalau naik pangkat, wakil dihilangkan" kalimat simpel tapi mengena. Itu bisa berarti untuk menjadi seorang pemimpin atau memegang jabatan tertentu selalu ada yang menjadi korban :). Atau bisa juga untuk menjadi seorang pemimpin atau apapun harus berani mengorbankan "sesuatu" agar bisa terwujud keinginannya.

Begitu pula jika seorang pemimpin yang sudah tidak mampu atau dinilai tidak mampu oleh rakyat, sudah seharusnya rela "berkorban" untuk mengundurkan diri atau lebih bekerja keras lagi selama masih ada waktu, untuk membuktikan jika dia "sebenarnya" mampu. Disinilah bukti kebesaran hati seorang pemimpin terpilih.

Makna berkorban juga terkait dengan peringatan hari raya kurban nanti dimana hikmah berkurban mempunyai makna yang sangat mulia, dimana kita dituntut keikhlasan dalam melakukan suatu amalan. Sayangnya hari raya kurban hanya menjadi ajang pamer kemampuan dalam berkurban, hikmahnya tidak diamalkan tapi hanya dirayakan. Semoga manfaat.

Comments

  1. setuju Mas. banyak menteri yang mestinya segera mundur karena malu diri.
    juga anggota parlemen hampir semuanya layak berintrospeksi, dan nggak perlu segan untuk mundur.
    berkurban demi masa depan bangsa.

    ReplyDelete
  2. @Hanykalo kurban perasaan itu biasa Han hehehe

    ReplyDelete
  3. seharusnya iklan itu jd bhan sindiran buat para pemimpin kiita ..

    ReplyDelete

Post a Comment

Popular Posts