10 Perbedaan Cara Pandang Wiraswastawan (si pintar dan si bodoh)

Dalam berwirausaha ada cara pandang (persfektif) berbisnis yang berbeda bagi setiap pelaku usaha atau entrepreneur, yang dibagi antara si pintar dan si bodoh . Perbedaan itu meliputi 10 hal berikut : (sumber  )

1. Keberanian dalam memulai bisnis
Orang bodoh biasanya lebih berani dibanding orang pintar, kenapa? Karena biasanya orang bodoh sering tidak berpikir panjang atau banyak pertimbangan, dia nothing to lose. 
Orang pintar biasanya terlalu banyak pertimbangan dalam memulai bisnis.

2. Ide
Orang pintar biasanya banyak ide, dan mungkin terlalu banyak ide di kepalanya, sehingga tidak satupun yang menjadi kenyataan. 
Orang bodoh, mungkin hanya satu ide dan biasanya ide itu yang menjadi pilihan usahanya.

3. Menganalisa
Orang pintar sangat pandai menganalisa. Dengan satu ide bisnis dianalisa dengan sangat lengkap, mulai dari modal, berapa untung dan ruginya sampai break event point nya. 
Orang bodoh biasanya tidak terlalu memperdulikan analisa, sehingga lebih cepat memulai usaha.

4. Mudah menyerah
Orang pintar merasa gengsi ketika gagal di satu bidang, sehingga langsung ke bidang lain ketikan menghadapi hambatan. 
Orang bodoh tidak punya pilhan lain kecuali menghadapi hambatan itu hingga tuntas.

5. Kerja keras dan kerja cerdas
Banyak orang bodoh yang hanya mengandalkan semangat dan kerja keras plus sedikit kerja cerdas, yang menjadikannya sukses dalam berbisnis. 
Disisi lain banyak orang pintar malas untuk kerja keras dan sok cerdas.

6. Berani bermimpi besar
Orang pintar punya mimpi besar jika secara logika bisa dicapai. 
Orang bodoh tidak peduli dengan logika, yang terpenting dia bermimpi sesuatu yang besar itu bisa, walaupun tidak mungkin dicapai oleh orang lain.

7. Konsumen
Biasanya orang pintar terlalu pede dengan kehebatannya. Dia merasa semuanya sudah benar, berkat kepandaiannya, sehingga mengabaikan suara konsumen. 
Orang bodoh, tahu bahwa konsumen sering lebih pintar darinya.

8. Ingin cepat sukses
Biasanya orang pintar merasa mampu melakukan beberapa hal dengan kepandaiannya termasuk mendapatkan hasil dengan cepat. 
Orang bodoh merasa dia harus melalui jalan panjang dan berliku sebelum mendapatkan hasil.

9. Berpikir negatif sebelum memulai
Orang pintar sangat mungkin berpikir negatif tentang sebuah bisnis, karena informasi yang dikumpulkan sangat banyak. 
Orang bodoh, tidak sempat berpikir negatif karena segera berbisnis.

10. Miskin pengetahuan pemasaran dan penjualan
Biasanya orang pintar menganggap sudah mengetahui tentang banyak hal, tapi sering melupakan penjualan. 
Orang bodoh berpikir simple yang penting produk terjual. 

10 hal diatas memang tidak secara mutlak menjadi suatu acuan baku perbedaan sudut pandang antara si "pintar" dan si "bodoh" tapi paling tidak bisa membuka dan menambah wawasan kita dalam melakukan suatu usaha.

Dan menurut warcoff, pintar atau bodoh juga bukan dilihat dari "tingkat pendidikan" seseorang tapi dari bagaimana seseorang itu bisa menyikapi dan menghadapi suatu permasalahan atau tantangan hingga bisa menghasilkan sesuatu yang luarbiasa (:. Semoga manfaat.

Comments

  1. ini soal pendekatan ya Mas. meski orang itu sebenernya pinter, tapi karena pendekatan yang dipakainya instan, maka dia ada di aliran itu, hehe. budaya instan nih yang bikin nggak bener.

    ReplyDelete
  2. @Mas Zach : iya bener mas. Dan rata2 para pengusaha sukses adalah org2 "bodoh" yg bisa memberdayakan org2 "pinter" sebagai karyawannya :)

    ReplyDelete
  3. wadduh....
    dari 10 ciri-ciri yang disebutin di atas, kayaknya aku termasuk orang yang bodoh deh.. :D

    ReplyDelete
  4. Benar juga teman saya termasuk pintar mungki karna smua yg dia bhas kbanyakan teori tapi sedikit realisasi..sampai kami buat usaha sy punya modal dan tman sya yg mengelola..alhmdulillh saat ini berjalan dengan baik..

    ReplyDelete

Post a Comment

Popular Posts