Kamu memang manis

Panasnya bukan main…hingga kulitmu yang tadinya putih berubah menjadi coklat kehitaman…

Tapi…itu tidak membuat cantikmu memudar bahkan menjadi lebih eksotis yang buatmu tambah manis…

Kau tak membosankan…itulah salah satu kelebihanmu…apa adanya dirimu selalu mengundang rasa penasaran setiap lelaki…bukan hanya di mata tapi juga di hati…

Namun diusiamu yang menjelang tigapuluh…belum satupun lelaki yang kau pilih…”semuanya hanya teman” seperti yang kau selalu bilang setiap kali ditanya…

Apa yang kau cari? Sebaris pertanyaan yang seakan tercetak jelas di kening orang-orang yang mengenalmu…

Dan kau selalu menjawab “aku menginginkan yang seiman, tak perlu tampan yang penting pengertian dan…cukup mapan”.

Sebuah jawaban klise yang kau sendiri ragu akan kebenarannya…Karena sebenarnya kau mengharapkan lebih dari itu…

Hingga akhirnya…kau bertemu denganku…seorang lelaki yang gambarannya “agak” sesuai dengan jawaban klisemu…

Yang datang bukan tuk sekedar menjadi teman…atau hanya numpang lewat tuk memberi salam serta senyuman…

Kau tahu itu…tapi tak mudah tuk meyakinkanmu…dengan apa adanya aku dan apa adanya dirimu…

Akhirnya…setelah puluhan pagi berlalu dengan perdebatan yang tak berujung…kamupun bersedia menerimaku lebih dari teman…

Sayangnya…kau ucapkan itu…kau ungkapkan semua itu…disaat aku sudah terlanjur menerimamu…hanya sebagai teman...seorang teman yang manis.

Comments

  1. Ternyata... jawaban yang diberikan oleh kebanyakan orang tentang kriteria jodoh yang diinginkan itu... kebanyakan klise ya? hehehe

    ReplyDelete
  2. kyaaa...hehehe...kenapa kamu gak terima aja dia? terlalu.....

    ReplyDelete
  3. kunjungan perdana sob..

    salam kenal..
    http://aan-shared.blogspot.com

    ReplyDelete
  4. kehidupan yang nyata bisa merubah semuanya bang, hanya kematian yang bisa menerima jawaban klise sepeti itu, karena selagi seseorang masih hidup maka mereka juga akan dibayangi jawaban yang tidak pasti seperti itu. :)

    ReplyDelete
  5. @rico : dalem banget komennya :) @fanny : ini cuma cerita fiksi hehe @mbak ren : bisa jadi begitu ya mbak hehehe

    ReplyDelete
  6. overlapping, hihi
    cinta kadang begitu ya
    namanya nggak jodoh ya Mas
    ahh, tapi kalo saat kita terlanjur nganggep dia sekedar temen, tapi kita juga masih kosong.. ambil aja atuh, hehehe

    ReplyDelete
  7. wah,,sedih banget,,terkadang wanita seperti itu pada dasrnya mencari lelaki yang berani mengatakan cinta padanya..:D

    ReplyDelete
  8. wanita memang indah.
    lho?

    tapi memang indah koq.

    ReplyDelete
  9. baca judulnya 'kamu memang manis', liatnya ke iklan yang di sebelah kanan.
    hwehehehee..

    ReplyDelete
  10. hmmm unik ya ceritanya seperti temen aku juga gitu kalo perinsifnya kaya gitu ya udah ga bisa di rubah

    ReplyDelete
  11. @Info Obatbener. ya namanya kodrat ya, meski sekarang eranya demokratisasi sihh, tapi masih belum bisa diterapkan juga

    ReplyDelete
  12. @Mas Zach : indah memang mas hehehe, btw sebenarnya masalah klise itu terkait juga dgn si cowok, berawal dengan niat pingin serius tapi setelah kenal lebih jauh eh malah berubah tuk sekedar menjadikannya temen hehehe

    @ Vina : sebenernya bukan prinsip tapi lebih sebuah keinginan yang tersamarkan oleh kebutuhan dan gengsi (jhiaaaa)

    @Oom : hahahaha awas kalau gak dicolek ya hahahahaha

    @info obat : setuju dgn mas Zach, ada saatnya tuk wanita yang memulai lebih dulu hehehe

    ReplyDelete

Post a Comment

Popular Posts