Komisi Pemberantasan Preman (KPP)

Kata orang image preman selalu dikaitkan dengan pengangguran. Padahal mereka punya pekerjaan yaitu menjaga “keamanan” disekitar wilayah kekuasaannya hehe. Selain itu jika boleh dikaitkan dengan teori Cashflow Quadrant Robert Kiyosaki maka preman bisa termasuk golongan kuadran kedua yaitu SE (self employee) dan juga kuadran pertama yaitu E (employee) untuk para preman yang "dipekerjakan".

Bedanya preman bebas mengangkat diri mereka sendiri sebagai penguasa suatu wilayah, kalau ada yang tidak setuju tinggal adu “kesaktian”. Sayangnya cara mereka meminta “iuran” pada orang-orang yang ada disitu sering merugikan orang lain, apalagi yang diperas notabene orang-orang kecil yang tidak punya kekuasaan atau tidak mau kehilangan nyawanya hanya gara-gara urusan "kecil".

Selain itu, aksi-aksi mereka bukannya tidak diketahui oleh para aparat penegak hukum, buktinya mereka sering bisa dengan mudah beraksi meski itu dekat dengan pos polisi. Yah biasalah semua bisa dimaklumi jika ada saling berbagi kasih.

Akhir-akhir inipun preman jadi bahan pembicaraan seiring dengan semakin meningkatnya kasus premanisme yang terjadi. Sayangnya kepedulian pihak terkait masih sebatas berita di tipi, wacana atau malah hanya sekedar simpati. Ketidakpedulian tersebut juga harus kita sadari terjadi pada kita sebagai masyarakat, namun itu bisa dimaklumi karena "rasa takut" akan keselamatan jiwa kita sendiri yang terbentuk karena sudah semakin berkurangnya rasa "solidaritas" kita terhadap sesama.

Apalagi aksi-aksi premanisme di lapangan yang akan dengan mudah kita temukan seperti di pasar, pelabuhan, terminal, di dalam bus, etc. Semua itu seperti sudah jadi sarapan di pagi hari. Itu baru gambaran dari ulah preman-preman kelas teri, belum lagi yang terorganisir dan terlindungi yang sudah menjadi rahasia umum.

Intinya masalah premanisme ini menurut warcoff bukan masalah kecil yang bisa diselesaikan dengan mudah. harus ada badan khusus yang khusus menangani ini seperti halnya masalah korupsi ada KPK so masalah preman harus ada KPP yaitu komisi pemberantasan preman hehe. Semoga manfa’at.

Comments

  1. setuju,,hehe,,kalau bisa ada instansi yang merubah preman jadi jagoan..:D
    salam kenal....

    ReplyDelete
  2. tapi nanti bukannya makin banyak uang negara habis buat bayar gaji mereka Mas, hehehe

    ReplyDelete
  3. setujuuuuuuuuuuuuuu
    nah ntar ketuanya Hercules dan dewan komisarisnya ada John Key plus Prabowo Subianto sama Wiranto hahahahhaha

    ReplyDelete
  4. @Rico : hahahaha bener ditambah anaknya Om bakrie ya biar komplit sekalian hahahahaha

    @Zach : gak perlu digaji gede mas yang penting cukup tuk kebutuhan mereka perbulan, kebutuhan anak istri plus tunjangan2 lainnya hahahahahaha

    @nas_phie : kita kan sudah kenal lama hmmm lupa ya hihihihi

    ReplyDelete
  5. preman punya pekerjaan, yakni menjaga keamanan.
    pengangguran juga punya kerjaan, yakni menganggur.
    nah daripada jadi preman, lebih baik jaga keamanan.
    apa ini? :D

    ReplyDelete
  6. @ oom guru : pengangguran menurut KBBI = tidak punya pekerjaan
    sedangkan "menganggur" = sedang tidak bekerja

    n bener banget lebih baik jaga keamanan tanpa harus jadi preman hehehe

    ReplyDelete
  7. saya suka eneg sama orang2 yang minta duit di bus, lalu ngomong bahwa daripada dia nyopet, mending minta2. huhh, rasanya pengin mukul aja. hehe

    ReplyDelete
  8. bener banget deh , aku setuju banget

    ReplyDelete

Post a Comment

Popular Posts