Menjadi Konsumen Cerdas

Terkait dengan postingan warcoff tentang kinerja kurir perusahaan jasa pengiriman, beberapa waktu lalu barang pesanan warcoff sempat salah alamat alias sang kurir salah kirim barang ke konsumen lain. Untungnya sang penerima adalah orang yang baik dan jujur hingga lalu mengabari warcoff tentang barang tersebut.

Lalu beliau meminta warcoff untuk mengambil kerumahnya, tapi warcoff bilang untuk konfirmasi dulu ke pihak pengirim dan agen jasa terkait, karena warcoff pikir itu adalah tanggung jawab dari mereka. Setelah konfirmasi dan komplain akhirnya barang pesanan tersebut sampai juga ditangan warcoff dengan selamat.

Kejadian salah kirim tersebut terjadi karena adanya kesamaan nama penerima didalam satu wilayah, Itu bisa dimaklumi jika sang kurir atau pihak jasa pengiriman cepat menyadari kesalahan tersebut agar resiko kehilangan atau kerusakan barang bisa diminimalisir. Untungnya lagi konsumen di negeri ini adalah konsumen yang sabar, jujur dan baik hati serta “mudah” memaklumi semua kekurangan hehe.

Intinya dari cerita diatas, kita sebagai konsumen mempunyai hak-hak tersendiri dalam menerima layanan dari para produsen, apapun itu jenis usahanya (produk dan jasa). Dan pada tanggal 20 april kemarin adalah Hari Konsumen Nasional, dimana konsumen Indonesia diharapkan dapat menjadi konsumen yang cerdas.

Hak-hak konsumen jelas dilindungi oleh undang-undang, yaitu UU no 8 tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen, berikut adalah beberapa hak kita sebagai konsumen: (sumber : yahoo.news.co.id)

1. Hak memilih barang atau yang akan dikonsumsi
2. Hak mendapat kompensasi dan ganti rugi
3. Hak dilayani, diperlakukan dengan baik tanpa diskriminasi
4. Hak mendapat advokasi dan perlindungan serta upaya penyelesaian sengketa
5. Hak didengar pendapat dan keluhannya
6. Hak atas keamanan, kenyamanan, keselamatan dlm mengkonsumsi
7. Hak mendapat informasi yg benar, jelas, dan jujur atas apa yang akan dikonsumsi
8. Hak mendapat barang/jasa sesuai nilai tukar dengan kondisi dan jaminan yg dijanjikan

Nah dengan mengetahui hak-hak diatas, kita jangan mudah begitu saja “nerimo” kecerobohan atau kelalaian atau apapun yang merugikan kita sebagai konsumen. Mari kita menjadi konsumen yang cerdas!. Semoga manfaat.

Comments

  1. hmm nambah ilmu baru, makasih ya share nya

    ReplyDelete
  2. saya kerap ditanya oleh petugas pengiriman mengenai isi paket yang akan saya kirimkan. saya pernah jawab, apapun yang saya kirimkan, sepanjang itu barang legal, nggak akan dipecah-pecah kan? tapi ternyata concern mereka memang soal pecah dan tidak. petugas bilang, soalnya nanti akan ditumpuk2 barang lain yang mungkin besar-besar.

    bagi saya, seharusnya kan terhadap barang kiriman harus ada jaminan tidak akan pecah dan sampai di tujuan dengan aman dan selamat.

    ReplyDelete
  3. @vina devinapasti nambah dong. nambah lagi boleh loh, lauknya yang banyak. hehe..

    ReplyDelete
  4. @MAs Zach : itu bagian prosedur pelayanan yang kerap kali juga menjadi senjata mereka jika terjadi paket yang rusak atau pecah, seperti "itu salah anda kenapa tidak bilang jika barang anda mudah pecah" hehe

    ReplyDelete
  5. lha aku baru aja posting soal paket hadiahku yg nyasar. kok bisa samaan topiknya ya. hehhee

    ReplyDelete
  6. ya bener mesti cerdas. lha sekaran gbnyk yg reseh soalnya. aku juga emosi tuh baca pengalamanmu ini. hiks

    ReplyDelete
  7. wah yang ginian mmg musti tahu
    biar kagak jadi korban

    ReplyDelete

Post a Comment

Popular Posts