Menjadi Dewasa

Sebagai pejabat tinggi, Bongkew mempunyai kekuasaan dan wewenang yang besar, belum lagi nikmatnya berbagai fasilitas diluar gaji pokok yang melimpah ruah.

Dari segi penampilan fisik, siapapun akan memandang hormat padanya, selain jabatan yang diembannya. Dengan rambut sedikit beruban dan kacamata tebal menambah kewibawaannya, belum lagi jika dia berbicara, membuat siapapun akan mendengarkan dan mengiyakan, meski itu hanya sekedar basa-basi.

Suatu hari ditengah khotbah jum’at, dia merenung, pikirannya melayang hingga ceramah yang disampaikan sang khotib tidak lagi menjadi fokus perhatiannya…

Dia memikirkan tentang arti “kedewasaan”, dari segi usia tentu sudah “dewasa” pastinya…tapi dia merasa jika selama ini sering lupa dengan sikap “kedewasaan” yang seharusnya…

Bongkew menyadari jika dia belum bisa menjadi “dewasa”…terutama ketika menghadapi situasi dan kondisi yang terkait dengan tugas dan amanah yang diembannya sebagai pejabat tinggi…

Tapi jika dewasa itu diartikan sebagai kematangan seseorang dalam berpikir dan bertingkah laku, maka semua tindakan kecurangan, manipulasi, melanggar prosedur, memanfaatkan wewenang dan kekuasaan untuk kepentingan sepihak, etc adalah bagian dari kedewasaan itu sendiri…

So dewasa yang seperti apa yang seharusnya ditegakkan atau dipegang teguh ?...lama Bongkew berpikir hingga akhirnya dia menemukan jawaban jika menjadi dewasa itu artinya haruslah menjadi lebih bijaksana dan berani…

Bijaksana dalam memimpin dan semua yang terkait dengan tugas dan amanahnya, serta berani dalam membuat suatu keputusan yang adil, berani berbuat jujur dan memperingatkan orang lain tentang ketidakjujuran, dan berani membela yang benar…

Namun mampukah saya ? pikir Bongkew…saya harus bisa meski memang sulit untuk menjadi dewasa yang bijak dan berani, apalagi ditengah sistem dan birokrasi yang sudah terlanjur ‘dewasa” seperti ini…

Tiba-tiba…Pak! Pak, bangun…sholat mau segera dimulai…tersentak Bongkew dari lamunannya…ternyata sang khotib sudah selesai dan sholat jum’at akan dimulai…ah…keluh Bongkew…gimana mau dewasa…menjalankan ibadah saja aku masih belum sempurna.

Comments

  1. Wah, kayaknya si bongkew mesti di karantina tuh, biar cepet jadi dewasa :D
    menjadi seseorang yang dewasa itu memang lumayan sulit, buktinya aku ini.. :P

    ReplyDelete

Post a Comment

Popular Posts