Solid Waste Bank (Manfaat & Tujuan)

Beberapa hari lalu selama empat hari warcoff menemani empat orang Jepang dari JESC yang tengah mempromosikan program JESC yang terkait dengan konsep 3R (Reduce, reuse dan recycling) di Kotanya warcoff.

JESC itu sendiri singkatan dari Japan Environmental Sanitation Center yang sudah sejak tahun 1956 mengadakan konvensi tentang 3R ke kota-kota di benua Asia tentang pentingnya penerapan konsep 3R, bukan hanya dari segi ekonomis tapi yang paling penting adalah bagaimana menyelamatkan lingkungan hidup.

Warcoff sendiri bisa ikut bagian dalam perjalanan tim ini karena salah seorang tenaga ahli di dalam tim tersebut pernah warcof dampingi di project terdahulu. So beliau meminta warcoff untuk membantu dalam interpretasi dan kordinasi kunjungan mereka ke beberapa dinas terkait.

Nah ada banyak hal yang warcoff dapatkan, salah satunya tentang program solid waste bank. Program ini ada sejak 2012 lalu dan baru ada di Bandung, Surabaya, Padang dan Palembang. Selama ini mungkin tidak banyak yang tahu tentang program ini, bukan hanya karena kurangnya sosialisasi tapi juga karena kurangnya kepedulian masyarakat terhadap program-program yang sudah diterapkan oleh pemerintah setempat.

Apakah solid waste bank (Bank Sampah) itu ? solid waste bank adalah program mandiri pengelolaan sampah padat yang prinsip kerjanya mirip dengan bank-bank konvensional. Bedanya ada pada simpanannya yang bukan berwujud uang ataupun benda berharga tapi sampah padat (Non organic dan organic). Program ini dibawahi dan dikoordinasi oleh Badan Lingkungan Hidup (BLH) Kota dibantu juga oleh Dinas kebersihan kota.

Pengelolaan dari “bank” ini murni oleh masyarakat setempat, dimana setiap rumah tangga memilah sampah berdasarkan jenisnya kemudian membawanya ke solid waste bank yang lalu diterima oleh “teller” yang bertugas mendata berat dan menyimpannya. Tentu saja warga yang menyetor tersebut akan mendapat kompensasi berupa uang oleh teller yang bersangkutan.

Kemudian sampah-sampah yang sudah dipilah itu sebagian dijual ke pengepul, diolah menjadi kerajinan oleh para pengerajin. Sedangkan untuk sampah organik diolah menjadi kompos oleh petugas di solid waste bank dan lalu dijual kepada pihak-pihak yang membutuhkan.

Intinya program solid waste bank ini merupakan program yang sangat baik, tidak hanya bermanfaat untuk kebersihan lingkungan tapi juga menambah penghasilan warga sekitar. Bayangkan orang-orang Jepang itu sendiri kagum dengan adanya program ini.

Namun seperti biasa, entah mungkin tidak hanya di Indonesia saja hehe. Dimana program-program yang sudah bagus “dikhawatirkan” atau bahkan dipastikan tidak dapat bertahan atau berjalan berkesinambungan. Masalahnya juga klasik yaitu budget, perubahan peraturan daerah, pemasaran, kurangnya perhatian dan kepedulian pemerintah setempat dan warga disekitar lokasi SWB itu sendiri.

Yah setiap program pasti punya permasalahan sebaik apapun tujuaannya. Tapi semua masalah itu menurut warcoff “sebenarnya” bisa diatasi. Untuk membuatnya bertahan dan terus berkembang tidak bisa mengandalkan satu pihak saja tapi juga semua pihak didalam sistem itu sendiri.

So dengan tulisan ini warcoff mengajak kita semua, baik sebagai masyarakat, petugas terkait dan bahkan sebagai pemimpin untuk bisa bekerjasama dalam menjaga kebersihan lingkungan dan sekaligus terus "menyiarkan" untuk mengajak dan menyadarkan semua pihat untuk memanfaatkan serta mengelola sampah disekitar kita agar lebih bisa “bernilai”  :). Semoga manfaat.

Comments

  1. orang jepangnya bukan personil Loudness kan Mas? hehe

    ReplyDelete
  2. Mungkin udah banyak sih mas yang ngelola sampah di negeri ini. Cuma, ekspose mereka masih kalah sama artis dan pejabat.huehuehue

    ReplyDelete
  3. @mas zach : hahaha pingin semuanya deh mas hahaha

    @Yanuar : yg ngelola sampah dari lokal emang dah banyak brow, cthnya yg baru2 ini yg dapet award siape tuh namanya...kalau dari luar cuma sbg konsultan, pelatihan, transfer teknologi, bantu dana (grant), etc.

    Program lokal juga hebat-hebat karena kita pinter dalam membuat program, regulasi, etc tapi pinter juga tuk mengabaikannya :)

    ReplyDelete
  4. Minal Aidzin Walfa Idzin mohon Maaf Lahir Dan Batin...dan Selamat merayakan Hari Raya Idul Fitri ya sobat.....

    ReplyDelete
  5. masih suasana lebaran khan,
    jadi nggak apa2 kan kalo aku mohon dimaaafkan lahir batin kalau aku ada salah dan khilaf selama ini,
    back to zero again...sambil nyari ketupat....salam :-)

    ReplyDelete

Post a Comment

Popular Posts