Bahasa Cinta (Makna dan Tujuan)

Sesuai dengan beragam adat istiadat dan kebangsaan, maka beragam pula jenis bahasanya. Sungguh kuasa Tuhan menciptakan manusia dengan beragam rupa dan keunikannya.

Seperti halnya bahasa cinta, yang tidak hanya indah tapi juga penuh kisah, keluh dan kesah hehehe. Sebelum kita membahas lebih jauh tentang bahasa cinta...ada baiknya kita memahami lagi tentang makna atau arti bahasa itu sendiri.

Menurut KBBI (kamus besar bahasa Indonesia) adalah sebagai berikut:
  • Sistem lambang bunyi yg arbitrer, yg digunakan oleh anggota suatu masyarakat untuk bekerja sama, berinteraksi dan mengidentifikasikan diri; 
  • Percakapan (perkataan) yg baik; tingkah laku yg baik; sopan santun: baik budi -- nya;-- menunjukkan bangsa, pb budi bahasa atau perangai serta tutur kata menunjukkan sifat dan tabiat seseorang (baik buruk kelakuan menunjukkan tinggi rendah asal atau keturunan).
Sedangkan bahasa berdasarkan bentuk penyampaiannya terdiri dari beberapa macam antara lain : (sumber KBBI)
  • baku bahasa standar;
  • hidup bahasa yg masih dipakai oleh masyarakat bahasa;
  • ibu bahasa pertama yg dikuasai manusia sejak lahir melalui interaksi dng sesama anggota masyarakat bahasanya, spt keluarga dan masyarakat lingkungannya;
  • isyarat 1 Antr bahasa yg tidak menggunakan bunyi ucapan manusia atau tulisan dl sistem perlambangannya; 2 Ling bahasa yg menggunakan isyarat (gerakan tangan, kepala, badan dsb), khusus diciptakan untuk tunarungu, tunawicara, tunanetra, dsb;
  • jurnalistik bahasa pers;
  • kanak-kanak bahasa yg digunakan pd tahap permulaan pertumbuhan bahasa yg ciri-cirinya secara khas dapat dihubungkan dng kelompok kanak-kanak;
  • kasar bentuk bahasa yg dianggap substandar dan rendah;
  • kiasan penggunaan kiasan untuk meningkatkan efek pernyataan atau pemerian;
  • lisan ragam bahasa yg dipakai dl berkomunikasi secara lisan;
  • modern dialek temporal yg digunakan oleh manusia, yg berbeda dr bahasa klasik;
  •  pasar 1 bahasa yg dipakai sbg alat komunikasi dl perdagangan oleh orang yg memiliki bahasa ibu yg berbeda-beda; 2 bahasa perantara yg terbentuk dr berbagai bahasa yg intinya berasal dr satu bahasa tertentu;
  • percakapan ragam bahasa yg dipakai dl percakapan sehari-hari;
  • prokem Ling ragam bahasa dng leksikon tertentu digunakan oleh kaum remaja (spt kata bokap untuk bapak, sepokat untuk sepatu, dan bokin untuk bini); bahasa sandi remaja dan kelompok tertentu;
  • remaja bahasa prokem/gaul;
  • santai bahasa yg digunakan dl situasi yg bersifat pribadi dan suasana akrab;
  • sehari-hari bahasa percakapan;
  • slang ragam bahasa nonbaku dipakai oleh kelompok sosial tertentu spt kelompok anak-anak nakal;
  • sopan santun ragam bahasa yg dipakai dl situasi sosial yg mewajibkan adanya norma sopan santun;
  • tarzan bahasa yg digunakan di antara orang-orang yg berlainan bahasanya dan tidak mudah saling mengerti, dicampuri gerak isyarat;
  • tulis ragam bahasa baku yg digunakan sbg sarana komunikasi secara tertulis; ragam tulis;
  • tutur bahasa lisan;
Nah dari sekian banyak jenis bahasa itu, memang tidak ada bahasa cinta. Entah kenapa mungkin karena bahasa cinta sangat kompleks atau juga karena bahasa cinta terdiri dari banyak jenis bahasa tersebut, baik itu bahasa tubuh, tulis, remaja, prokem/gaul, kiasan, etc.

Satu yang pasti kalau bahasa cintalah yang bisa menyatukan tanpa membedakan latar belakang budaya serta agama (bahasa persatuan). Selain itu bahasa cinta sifatnya spontan dan penuh ketulusan, karena tidak bisa direkayasa meskipun seseorang itu adalah pemain drama hebat.

Lihat saja contohnya bahasa cinta yang dipakai para politikus meskipun  mereka sudah berakting maksimal tetap saja telihat kepalsuannya hehe. Jikapun ada yang percaya karena sudah dibutakan oleh janji dan materi semata.

Yah begitulah bahasa cinta, bermakna cinta yang bertujuan mulia... moga manfaat :).

Comments

  1. Jadi tambah faham nih sobat, terima kasih share artikelnya ya sobat..

    ReplyDelete

Post a Comment

Popular Posts