Kopi hitamku dan Rok putihmu

Tumpahan kopi hitamku mengenai rokmu yang putih…
Sekilas tampak memerah wajahmu seperti menahan amarah… ah ekspresi itu buatmu semakin manis

Ini bukan yang pertama…entah sudah berapa kali kopi hitamku mengotori rokmu yang putih…bukan pula disengaja… tak tau kenapa kopi hitamku sepertinya selalu ingin singgah di rokmu…

kopi hitamku sepertinya suka dengan rokmu yang putih …dan rok putihmu sepertinya juga suka ditumpahi oleh kopiku yang hitam….

Seperti halnya aku yang juga menyukaimu…tapi bukan dengan rokmu yang putih…aku suka saat kamu memakai rok putihmu…

Kamu terlihat lebih mempesona dengan rok berwarna putihmu…sungguh selaras dengan apa yang Tuhan telah anugerahkan pada tubuhmu…

Aku menikmati itu seperti saat kuhirup kopi hitamku, setiap hirupan yang menjadi harmonisasi dari setiap helaan nafasmu…

Tak bosan aku memandangmu… kadang terbayang saat kau menjadi tua nanti, dan masih suka memakai rokmu yang berwarna putih… mungkinkah akan tetap indah selaras dengan rambutmu yang memutih? Ah pastinya begitu, karna indahmu berasal dari hati yang tak akan sirna oleh waktu…

Seperti halnya noda yang tertinggal di rokmu yang putih… sulit dibersihkan dengan pembersih biasa…seperti itu juga rasaku denganmu…yang kan terus membekas hingga nanti…

Namun kini… lama sudah tak kujumpai kamu dengan rokmu yang putih…lama sudah kopi hitamku tak lagi memberikan warna pada rok putihmu…

Semenjak… rok putihmu tak lagi panjang …ah sungguh disayang.

Comments

  1. dan saat rok putih kemudian menjelma menjadi hijab putih yang anggun, maka kopi hitam akan menumpahkan semua isinya semua di hijab yang putih, dan setelah itu dicuci bersama untuk menjadi pakaian abadi yang menenteramkan. mungkinkah ini yang kelak terjadi?

    ReplyDelete
    Replies
    1. mungkin saja terjadi, asalkan disertai niat suci dan hati yang bersih hehehe

      Delete
  2. Hajindul, jadi ngeres utekku :))))

    ReplyDelete

Post a Comment

Popular Posts