Rembulan (masih) tertutup awan

Rembulan tertutup awan…
Sungguh buat penasaran…
Nyatakah atau sekedar harapan…

Pastinya ini bukanlah mimpi…
Dak juga ilusi…
Tapi kenapa pula sang awan menutupi…
Ah semua memang masih misteri…

Walaupun begitu…
Tetaplah elok nampaknya…
Selalu mengundang perhatian…
Para pungguk perindu…

Perindu yang pemalu…
Hanya berani tuliskan kata…
Ungkap dalam maya…
Sungguh kasihan sebenarnya…

Sudah... kau sibak saja awan yang menutup rembulan itu…
Jangan menunggu keajaiban…
Berharap boleh saja…
Tapi juga harus berusaha…
Tunjukan padanya…
Jika kau… tak sekedar bicara.

Comments

  1. tenang, matahari sebentar lagi akan bersinar

    ReplyDelete
  2. ngopi nih Mas, dingin2 sambil makan klepon

    ReplyDelete
    Replies
    1. enak jadi pns ya mas, kopi dan klepon selalu tersedia hehe

      Delete
  3. Keindahan rembulan yang bersinar memang tak akan habis-habisnya untuk ditulis... Puisinya nice banget...romantis...

    ReplyDelete
    Replies
    1. hahay mbak Rita bisa aja, ini cuma ungkapan angin di suatu sore hehehe

      Delete
  4. "Perindu yang pemalu ".,
    Entah apa yang terpikir olehku, apakah ini yang kasih tak sampai. :3

    Oiya, follow balik blogku ya,, :3
    aku sudah follow blogmu..:) *menjalin hubungan silaturahmi dari para blogger.

    ReplyDelete

Post a Comment

Popular Posts