Status Pemimpin

Saat ini setiap akan diadakan pilkada ataupun pemilu bisa dipastikan akan ada banyak perang “kata” antara para pendukung masing-masing calon, terutama di media-media sosial. Parahnya persaingan itu sering mengaitkan dengan unsur sara, dimana seharusnya ini tidak boleh terjadi.

Terlihat banget bahwa ada pihak-pihak tertentu yang sengaja memicunya, dan parahnya banyak juga yang terpancing meskipun cuma sekedar ikut beropini atau berkomentar demi membela calon idolanya masing-masing.

Semua punya argumen dan kesimpulan yang terkadang jadi sok tau dan merasa paling benar. Bahkan ada yang menggunakan perbandingan data kualitatif yang menurut warcoff gak valid sama sekali. Terlihat kalau dia gak pernah belajar ilmu statistik.

Bagi warcoff sendiri, selain beragama dan jujur memilih pemimpin suatu negara atau daerah itu harus dilihat dari status perkawinannya. Apakah dia masih bujangan atau sudah menikah.

Simpel saja, kemampuan seseorang dalam memimpin bisa terlihat dari bagaimana dia memimpin keluarganya sendiri. Maka dari itu warcoff belum mau mencalonkan diri jadi presiden hahahahaha.

Dan memang jarang ada pemimpin di dunia ini yang statusnya bujangan, jikapun ada maka hasilnya mungkin akan seperti bupati bujangan di daerah warcoff yang ketangkap pake narkoba baru-baru ini, so itu bisa menjadi salah satu bukti hehehe.

Yah semua kembali kepada pribadi masing-masing mengenai kriteria calon pemimpin idamannya. Perbedaan itu anugerah yang membuat hidup ini menarik. Karna ada perbedaan kita punya beragam pilihan, karna ada perbedaan maka kita bisa menilai mana yang terbaik. Semoga manfaat.

Comments

Popular Posts