Obrolan di sebuah waroeng coffee



Di sebuah waroeng coffee, di sudut kota. Jam menunjukkan pukul 19:30 , waroeng tersebut lagi ramai dikunjungi pembeli dari berbagai kalangan. Di sebuah meja panjang diisi tujuh orang pengunjung, terdiri dari seorang tukang becak, seorang mahasiswa, seorang pegawai negeri, seorang karyawan swasta, seorang polisi, seorang pemuda pengangguran,dan seorang Ustadz, ditambah si pemilik waroeng tentunya. Terjadi dialog diantara mereka membahas tentang korupsi, inilah dialog yang terjadi :

Tukang becak : Yang masuk kriteria korupsi itu apa saja sih ?
Pegawai negeri : Pemerasan dalam jabatan itu termasuk korupsi bang…
Pegawai swasta : Klaim nota bensin kosong itu juga korupsi…
Polisi : Perbuatan melawan hukum…
Pengangguran : Memperkaya diri sendiri, orang lain, atau korporasi…
Mahasiswa : Merugikan keuangan negara atau perekonomian negara…
Ustadz : Yang mengambil bukan haknya itu sama dengan korupsi..
Pemilik waroeng : Penyalahgunaan kewenangan, kesempatan, atau sarana

Tukang becak : Ooo jadi korupsi itu punya banyak kriteria ya hmmm, apakah korupsi itu selalu dihubungkan dengan uang ?
Ustadz
: Tentu tidak bang, korupsi juga bisa terjadi dalam prilaku, misal prilaku ibadah, sholat lima waktu yang dikerjakan Cuma sholat magrib saja
Mahasiswa : Bisa juga korupsi waktu bang, misal seorang dosen seharusnya mengajar selama 45 menit tapi yang dipakai Cuma 30 menit.
Pegawai negeri : Korupsi waktu jam kerja, jam 12 dah pulang kerumah.
Pegawai swasta : Bener itu juga sering terjadi
Polisi : Melanggar lampu merah, Itu juga korupsi !!
Pengangguran : Idem saja
Pemilik waroeng : Ada juga yang minum kopi dua gelas dibilang cuma segelas, nah itu juga korupsi namanya hehehehe
Tukang becak : Kalau saya jujur pak, kalau ngutang kopi nah itu saya sering hahahaha
All pengunjung : hahahahahahaha



Tukang becak : Saya jadi tahu arti dan kriteria korupsi, tapiiii kenapa korupsi masih sering dilakukan ya????
Ustadz : Nah itulah ciri khas manusia bang, tidak pernah puas dan kapok melakukan kesalahan, agama sudah jelas dan tegas mengatakan kalau korupsi itu perbuatan dosa, tapi karena menuruti nafsu duniawi akhirnya terus terjerumus.
Pegawai negeri : Ada juga karena solidaritas dan “sungkan” terhadap atasan atau teman.
Pegawai swasta : Iya kalau bos yang korupsi biasanya bawahan yang dipercaya juga dibagi, kalau menolak bisa gawat status pegawainya.
Mahasiswa : Setuju, mereka takut dibilang “sok suci” atau “ tidak setia kawan” jika menolak ditawari teman uang hasil korupsi.
Pengangguran : Kenapa tidak ada yang pernah nawarin saya ya ?
Polisi : Nanti tak bagi deh hahahahaha
Pemilik waroeng : Asal jangan lupa ngelunasi hutangnya loo
All pengunjung : wkwkwkwkwkwk

Tukang becak : Terus dari semua itu, apa kira-kira penyebab terjadinya korupsi?
Ustadz
: Korupsi terjadi karena lemahnya keimanan dan pemahaman ilmu agama seseorang.
Mahasiswa : Maaf pak ustadz, Departemen agama terkenal loh dengan isu suapnya, artinya kuatnya pemahaman agama belum bisa menjamin tidak terjadinya korupsi…
Ustadz : Pemahaman agama disini berarti mengerti dan mengamalkan, bukan hanya sekedar tahu atau paham, lagipula pegawai depag tidak mesti orang-orang yang paham aturan agama.
Pegawai negeri : Bener kata pak ustadz, lagi pula ada faktor lain yang mendukung, yaitu mental aparatur yang parah.
Pegawai swasta : kesadaran masyarakat juga masih rendah
Polisi : Penegakan hukum juga masih lemah
Pengangguran : Ada satu lagi prilaku politik yang na’uzubillah
Pemilik waroeng : Mungkin kebiasaan prilaku yang tidak jujur ya

Tukang becak : Hmm parah banget ya artinya korupsi di negeri kita ini, gimana dong solusi terbaik dalam memberantas penyakit korupsi yang sudah kronis seperti ini ?
Mahasiswa
: Tenang bang, kami sebagai mahasiswa pasti akan terus memperjuangkan pemberantasan korupsi ini, kita siap demo akbar setiap bulan untuk mengingatkan pemerintah agar selalu siaga mengatasi korupsi!!!
Polisi : Wah kalau demo akbar tiap bulan, kita nih yang repot harus mengatur kalian para mahasiswa hehehe. Btw memberantas korupsi harus dengan ketegasan, dalam arti tidak pandang bulu!
Pegawai negeri : Mungkin gaji dan kesejahteraan pegawai negeri harus lebih ditingkatkan
Pegawai swasta : Swasta juga dong pastinya hehehe. Dan yang jelas system harus dirubah.
Mahasiswa : System yang gimana lagi pak? Bukannya Negara kita sudah berapa kali ganti system (pemimpin) ?
Pegawai swasta : Yang pasti system yang sesuai dengan standar ISO (Internasional organization of standardization) untuk memperbaiki manajemen tiap organisasi dengan menerapkan perencanaan, pelaksanaan, pengukuran dan tindakan perbaikan (plan, do, check, act).
Mahasiswa : Waduh ISO, pas mata kuliah itu aku gak masuk #@$%!!!
Pemilik waroeng : Wah waroengku ini masuk standar ISO gak ya????? Tapi kalau saya sih yang penting kejujuran harus dinomor satukan.
Pengangguran : Menurutku perlu dibentuk tim khusus pencari fakta selain KPK, dengan memanfaatkan tenaga-tenaga pengangguran seperti saya ini.
Ustadz : Lebih memaksimalkan tenaga ulama di sektor sosial (dakwah) biar tidak semua terfokus di bidang politik.

Tukang becak : Waduh solusinya banyak banget, kira-kira hukuman apa yang tepat buat orang yang terbukti korupsi?
Ustadz
: Terapkan hukum islam, bila dia benar-benar terbukti korupsi karena rakus, tamak dan demi kepentingan sendiri, Potong tangan!!!
Mahasiswa : Beri hukuman seberat-beratnya, kalau perlu seumur hidup dan diarak keseluruh penjuru kota tanpa baju dan tubuhnya dikalungi tikut got.
Pegawai negeri : Yang pasti dipecat dengan sangat tidak terhormat, dan dibuat patung dirinya di taman korupsi!!!
Pegawai swasta : Dipekerjakan saja sebagai TKI seumur hidup di luar negeri!!!!
Pengangguran : Biar saya yang gantiin pekerjaannya biar terbukti kalau saya bisa lebih baik dan berkualitas !!!!
Pemilik waroeng : Jadikan pegawai waroeng saya saja, tanpa gaji seumur hidup!!!
Polisi : Sebaiknya jangan di penjara!!! Tapi disuruh kerja rodi membersihkan sampah-sampah dipenjuru kota seumur hidup!!!
Tukang becak : Atau nemani saya mbecak, lumayan ada asisten buat ngayuh kalau pegel…
All Pengunjung : wkwkwkwkwkkkw

Ustadz : Ngomong-ngomong, kita semua punya solusi dalam memberantas korupsi, nah kira-kira bisa diterapkan nggak semua itu? Apa langkah awal yang harus kita persiapkan ?
Mahasiswa
: Tentu bisa pak, kami pasti akan selalu siap mendukung semua aspirasi rakyat dalam memberantas korupsi, yang penting masyarakat mau memahami langkah atau tindakan yang kami buat selama ini bukan hanya untuk kepentingan golongan tertentu tapi murni dari hati nurani kami sebagai mahasiswa.
Polisi : Harus bisa, kami sebagai pihak yang bertanggung jawab terhadap ketertiban dan keamanan masyarakat akan berusaha semaksimal mungkin membantu membuktikan dan menangkap semua pelaku korupsi dengan “tegas” dan “tanpa pandang bulu” !!!!
Pegawai Negeri : Kalau kita mau bekerjasama dengan semua pihak terkait dan tidak bermental “asal bapak senang” pasti bisa!!!
Pegawai swasta :Bisa saja asal penerapannya mematuhi segala peraturan dan ketentuan yang telah diputuskan.
Pengangguran : Asal kita ini ikut diberi kepercayaan dan diberdayakan untuk membantu pasti bisa!!!
Tukang Becak : Gak tau ya pak, tapi seingat saya bapak saya dulu pernah mengajarkan untuk selalu berpikir positif dalam hidup ini, artinya semua keinginan harus kita yakini bisa tercapai!, tapi jangan sampai seperti saya ini “terlalu yakin” dengan diri sendiri tanpa memperhitungkan “kemampuan” diri.
Pemilik waroeng : Saya mah yakin aja, selama niat kita “baik” dan “jujur” pasti ada jalan terbaik.

Ustadz : Bagus “keyakinan” dan “komitmen” itu memang diperlukan. Tapi sudahkah kalian berkaca atau intropeksi diri???
Pegawai negeri
: waduh iya pak ustadz, selama ini saya lebih banyak mengkritik orang lain, tapi saya sendiri “diam” jika melihat ada korupsi di tempat kerja saya…..(termenung)
Pegawai swasta : Saya juga pernah korupsi ketika ada penerimaan pegawai baru, saat itu saya tergiur dengan uang yang begitu besar…(termenung)
Polisi : Saya pernah menerima uang dari yang kena tilang agar tidak ditahan SIM dan STNKnya…..dan saya juga tak berani “mengingatkan” bila teman saya seperti itu…..(termenung)
Mahasiswa : Saya pernah ikut demo karena dibayar, karena kebetulan Saat itu saya butuh duit untuk bayar kos….
Pengangguran : Kalau saya punya banyak waktu untuk intropeksi pak, namun saya tidak diberi waktu untuk membuktikan hasil intropeksi itu pada masyarakat!!!
Tukang becak : Hmmm selama ini saya sibuk mengayuh becak dari pagi hingga malam buat mencari makan anak istri saya, tidak sempat untuk intropeksi apalagi mau korupsi!!!!
Pemilik waroeng : Dulu saya pernah mencampur kopi baru saya dengan kopi lama agar mendapatkan keuntungan lebih….(terdiam)



Ustadz : Artinya kita semua pernah melakukan kesalahan, termasuk saya sebagai manusia biasa. Mari kita bersama tekadkan hati untuk tidak melakukan kesalahan yang sama dan “berani” untuk saling mengingatkan sesama atau “berani” meninggalkan “kesesatan” di sekitar kita, untuk membuktikan pada diri kita sendiri, keluarga dan orang lain di lingkungan kita bahwa kita bisa “sukses”, “kaya” dan “makmur” melalui jalan yang diberkahi oleh Tuhan. Semoga!!!



Pemilik waroeng : ehm!!! Mohon maaf semuanya, hari sudah malam, waroeng saya saatnya di tutup nih…kita lanjutin obrolannya besok lagi…
All pengunjung : Astagfirullah!!! Ayooo pulaaaang (semua tersenyum)
Pemilik waroeng : Eiitsss jangan lupa!!! Bayaaar duluuuu hehehehe

Demikianlah sebuah obrolan yang cukup seru di sebuah waroeng Coffee di sudut Kota berakhir sudah, meninggalkan kesan tersendiri di masing-masing individu dan ada semacam “pencerahan” untuk lebih berani dalam kebaikan. Mencoba memperbaiki sesuatu bukan hanya dengan kata-kata tapi juga dengan perbuatan, minimal dimulai dari diri mereka sendiri.



#Anti Korupsi cerita inspirasi



@Mohon maaf jika ada kesamaan ide atau nama pelaku, tapi ini murni karya sendiri terinspirasi dari suasana waroeng coffee :)

Comments

  1. Waowww keren percakapannya.. saluttttt coklutttttt....
    Ta angkatin jempol 4 mba dddd hehehehe
    sayah suka....
    Tapi ngomong" jam segini blum tidur.. :D

    ReplyDelete
  2. versi blogger : korupsi adalah tidak mengunjungi sahabat yang satu ini...keep blogging sobat

    ReplyDelete
  3. wah, mesti direkam nih terus dikirim ke para pejabat hehhee

    ReplyDelete
  4. weiiihh, mas ku memang hebat kalo bikin artikel ya... keren mas...

    ReplyDelete
  5. @All : tq komengnya, moga bermanfaat :)

    ReplyDelete

Post a Comment

Popular Posts