"Ma aku telat !!! "

Anda mungkin sudah melihat iklan operator seluler di televisi, dimana seorang anak sma yang terlambat ke sekolah menelpon mamanya dan bilang "Ma aku telat !!!" karena untuk menghemat pulsa jadi hanya ngomong singkat begitu, tapi efeknya si mama (dengan konyolnya) mengira yang bukan-bukan .

Sepintas iklan itu memang lucu dan konyol, dan pembuat iklan sengaja membuat seperti itu agar mudah diingat sehingga "Brand image" produk tersebut lebih tertanam di benak penonton. Tapi disitu hanya menekankan kelucuan dan kekonyolan untuk memudahkan penonton mengingat iklan produk tersebut. Dan kalau mau bicara jujur, yang tertanam dibenak kita bukan produknya tapi malah kelucuan dan kata "Ma aku telat!!" hehehe. Sebelumnya ini cuma analisa asal sambil minum kopi , jadi bukan bermaksud mengatakan iklan itu jelek :).

Brand image memang penting bagi kelanggengan suatu produk, namun saat sekarang ini model iklan seperti itu sudah bisa dikatakan tidak tepat lagi. Dari buku "Marketing in Venus" Hermawan Kartajaya mengatakan model pengiklanan tersebut merupakan konsep "Brand equity-oriented company" yang cenderung melihat upaya pengiklanan produk sebagai alat untuk menciptakan brand image. Sedangkan saat ini yang dibutuhkan adalah penerapan konsep "Customer equity-oriented company" yang cenderung melihat pengiklanan sebagai alat untuk meningkatkan afinitas pelanggan(customer affinity) atau daya tarik menarik pelanggan, yang bisa dijabarkan bahwa iklan bukan sekedar memberi kesan tapi juga ada suatu komunikasi tersendiri secara langsung dengan konsumen yang dituju. Intinya bukan hanya berkesan tapi bisa dirasakan.

Memang sekarang sudah banyak produsen telah menggunakan konsep "Customer Equity" dibandingkan "Brand Equity" namun dari contoh iklan di atas terlihat masih belum bisa menerapkannya dengan baik, dan model iklan seperti itu sudah banyak sekali (konyol, aneh, dan lucu). Bisa dikatakan kurang kreatif dari segi ide. Memang iklan seperti itu menghibur dan bisa menghilangkan stress hehehe, tapi kalau sekedar hiburan, di televisi sudah banyak program acara lawak sehingga kalau mau sekedar buat orang ketawa kayaknya sudah ada yang menggantikan. Dan lagi masyarakat sekarang sudah lebih bisa menilai dan mengerti tujuan dari suatu iklan. Sehingga mereka bisa membedakan mana iklan yang bisa membuat mereka tertarik untuk membeli dan mana yang tidak. Semoga tulisan ini bisa membuat produsen dan pembuat iklan lebih kreatif hehehe.

Comments

  1. tapi saya ga telat karna saya yang pertama,,,

    ReplyDelete
  2. ane suka jaman dulu tuh....ah, teori...he..he...emang susah si ya bikin iklan bagus dan ngena

    ReplyDelete
  3. waduh, sayang a-chen nggak tahu iklan yang bilang 'ma aku telat' itu mas... hmmmmm emang ngiklanin apa sih....

    ReplyDelete
  4. wah, yang dibahas isi dari buku favoritnya neh...
    analisa yang keren Mas... sipppp seperti biasanya...

    ReplyDelete
  5. .. postingannya singkat dan padat.. wokee..deh ;)

    ReplyDelete

Post a Comment

Popular Posts